Application Of Diversion To Children In Case Of Traffic Accidents That Cause Lives

Penulis

  • Dwi Nur Fauziah Ahmad Universitas Muhammadiyah Tangerang image/svg+xml
  • Handayani Handayani Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.31000/jhr.v9i2.5066

Abstrak

Minors in driving a motor vehicle are very dangerous, lack of education on road safety and a very early age results in the ability to drive a vehicle not accompanied by instinct and mature thinking so that traffic accidents often occur caused by minors. Law No. 11 of 2012 regulates how to settle cases of child crimes, including in cases of traffic accidents caused by children by diversion. Traffic accident cases regulated in Law No. 22 of 2009 about Traffic and Road Transportation as a law that specifically regulates traffic accidents, the diversion process against children as perpetrators in traffic accidents carried out in every District Court and diversion carried out according to the Act. No. 11 of 2012 and Government Regulation No. 65 of 2012 about Guidelines for the Implementation of Diversion and Handling of Children who are not yet Twelve Years Old. Application of diversion at the Tangerang City Police Station encountered obstacles but there were also efforts to overcome these obstacles.

Keywords: children, diversion, traffic

Biografi Penulis

  • Dwi Nur Fauziah Ahmad, Universitas Muhammadiyah Tangerang
    Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang

Referensi

Andrisman. T. (2007). Hukum Pidana Asas-Asas Dan Dasar Aturan Hukum Pidana Indonesia.

UNILA. Bandar Lampung.

Anjarani, K.E. (2019). Penyelesaian Kecelakaan Lalu Lintas Pelaku Anak (Program Studi

Magister Studi Kepolisian Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya).

Ali, A. (2002). Menguak Tabir Hukum (Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis).

Jakarta: Gunung Agung

Ali Achmad. (2009).Menguak Teori Hukum dan Teori Peradilan Vol 1. Jakarta: Kencana

Asikin, A. Z. (2010). Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta : Raja Grafindo Persada

Gultom, M. (2014). Perlindungan Hukum Terhadap Anak dan Perempuan. Bandung: Refika

Aditama

Ishaq, H. (2017). Metode Penelitian Hukum dan Penelitian Skripsi, Tesis dan Disertasi.

Bandung: Alfabeta

Makarao, M.T. (2005). Pembaharuan hukum Pidana Indonesia, Studi Tentang bentuk- Bentuk

Pidana Khususnya Pidana Cambuk Sebagai Suatu Bentuk Pemidanaan. Yogyakarta: Kreasi Wacana

Marlina. (2009). Peradilan Anak di Indonesia (Pengembangan Konsep Diversi dan Restorative

Justice). Bandung: Refika Aditama

Priyatno, D. (2009). Sistem Pelaksanaan Pidana Penjara Di Indonesia. Bandung: PT. Refika

Aditama

Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan. Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Undang-undang No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Berkas perkara kecelakaan Lalu Lintas Laporan Polisi Nomor: LP/347/33- K/XII/2017/RESTRO TNG KT.

http://scholar.unand.ac.id/38299/2/BAB%20I%20PENDAHULUAN.pdf

https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/10368/rata-rata-tiga-orang-

meninggal-setiap-jam-akibat-kecelakaan-jalan/0/artikel_gpr,

https://news.detik.com/berita/d-2352793/ini-kronologi-kecelakaan-beruntun-yang-

melibatkan-anak-ahmad-dhani,

https://www.kajianpustaka.com/2020/05/kecelakaan-lalu-lintas.html

Diterbitkan

2021-10-02