PELATIHAN PEMANFAATAN TEPUNG KULIT PISANG DAN DAUN TALAS SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DI DESA JAMBULUWUK

Trirakhma Sofihidayati, Erni Rustiani, Ike Yulia W.

Abstract


Desa Jambuluwuk di Kecamatan Ciawi kebanyakan penduduknya adalah petani dan pedagang buah pisang. Kebun penduduk juga banyak ditumbuhi tanaman talas. Limbah kulit pisang dan daun talas saat ini hanya dibuang atau dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Kulit pisang dan daun talas mengandung senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti untuk pengobatan dan pencegahan penyakit hipertensi, diabetes militus (DM) ataupun sebagai antioksidan.Keduanya juga berpotensi untuk dapat diolah menjadi pangan fungsional seperti biskuit. Biskuit dengan rasanya yang manis, gurih dan renyah, dapat dikonsumsi oleh segala usia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan mitra sehingga dapat mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraannya. Kegiatan dimulai dengan penyuluhan dan pemaparan manfaat kulit pisang, daun talas dan pengertian pangan fungsional. Selanjutnya cara pembuatan tepung kulit pisang dan daun talas yang aman dikonsumsi, diikuti cara pembuatan biskuit. Dan terakhir memberikan pemaparan cara pengemasan dan management pemasarannya agar produk yang dihasilkan laku di pasaran dan memiliki nilai ekonomi.
Kata Kunci: kulit pisang, daun talas, pangan fungsional, biskuit

Jambuluwuk Village in Ciawi District is mostly inhabited by banana farmers and traders. The residents' gardens are also overgrown with taro plants. Banana peel and taro leaf waste is currently only thrown away or used as animal feed. Banana peels and taro leaves contain compounds that are beneficial to health, such as for the treatment and prevention of hypertension, diabetes mellitus (DM) or as antioxidants. Both of them also have the potential to be processed into functional foods such as biscuits. Biscuits with a sweet, savory and crunchy taste can be consumed by all ages. This activity aims to improve partner skills so that they can develop their business, increase their income and welfare. The activity began with counseling and explaining the benefits of banana peels, taro leaves and the meaning of functional food. Next, how to make banana peel flour and taro leaves which are safe for consumption, followed by how to make biscuits. And finally, it provides an explanation of how to pack and manage its marketing so that the resulting product sells well in the market and has economic value.
Keywords: banana peels, taro leaves, functional food, biscuits

Full Text:

PDF

References


Ermawati, W. O., Wahyuni, S., & Rejeki, S. (2016). Kajian Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Raja ( Musa Paradisiaca Var Raja ) Dalam Pembuatan Es Krim. J. Sains dan Teknologi Pangan. Vol. 1, No. 1, p. 67-72, Th. 2016 ISSN:2527-62711(1), 67–72.

Mubayinah dan Hesti Murwani Rahayuningsih. (2015). Pengaruh Ekstrak Lompong (Colocasia esculenta L. Schoot) 45 Menit Pengukusan Terhadap Aktivitas Fagositosis Dan Kadar No (Nitrit Oksida) Mencit Balb/C Sebelum Dan Sesudah Terinfeksi Listeria Monocytogenes. Journal of Nutrition College, Volume 4, Nomor 2,578-584.

Pawar, H. A., Choudhary, P. D., & Kamat, S. R. (2018). An Overview of Traditionally Used Herb, Colocasia esculenta, as a Phytomedicine. Medicinal & Aromatic Plants, 07(02), 1–7. https://doi.org/10.4172/2167-0412.1000317

Satuhu S. dan Supriyadi A. 2007. Pisang Budidaya, Pengolahan, dan Prospek Pasar. Jakarta: Penebar Swadaya.

Septiani, S., & Srimiati, M. (2021). Formulasi Whole Banana (Musa Paradisiaca L. L.) Biskuit Tinggi Serat Berpotensi Mencegah Penyakit Degeneratif Pada Lansia. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 160. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v6i2.1879

Someya, S., Yoshiki, Y., & Okubo, K. (2002). Antioxidant compounds from bananas ( Musa Cavendish ). Food Chemistry 79 (2002) 351–354.

Tendean, I. k, Kenta, yunlis silintowe, & Mulyani, S. (2017). Uji ekstrak etanol daun talas (colocasia escuenta (L) Schott) terhadap gambaran histopatologi pankreas tikus putih jantan (Rattus norvegicus) hiperkolesterolemia diabetes. Jurnal Farmakologika Farmasi, 14(2), 139–148.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/sinamu.v4i1.7920

Article Metrics

Abstract - 116 PDF - 166

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.31000/sinamu.v4i1.7920.g3944

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License


View MyStats