ANALISIS PERBANDINGAN HASIL UJI KUAT TEKAN SAMPEL TANAH-SEMEN MENGGUNAKAN MOLD UCS SNI DENGAN MOLD UCS FHWA UNTUK PROYEK CEMENT DEEP MIXING (CDM)

Authors

  • Ricko Kurniawan
  • Sugeng Purwanto

DOI:

https://doi.org/10.31000/civil.v7i1.15369

Abstract

Proyek Cement Deep Mixing (CDM) di PIK Jakarta Utara memerlukan evaluasi kuat tekan campuran tanah-semen yang akurat untuk memastikan kualitas perbaikan tanah, dimana perbedaan standar pengujian antara mold UCS SNI (3,8 cm × 7,6 cm) dan mold UCS FHWA (5,0 cm × 10,0 cm) dapat menghasilkan interpretasi parameter desain yang berbeda. Penelitian ini menganalisis karakteristik tanah asli PIK, membandingkan hasil uji kuat tekan kedua mold, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perbedaan hasil, dan mengevaluasi implikasinya terhadap desain CDM melalui pengujian karakterisasi tanah asli, pembuatan sampel campuran tanah-semen dengan variasi mold, dan pengujian kuat tekan sesuai standar masing-masing. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan berdasarkan lokasi sampling, dimana area selatan menghasilkan kuat tekan mold SNI 807-1550 kPa dan mold FHWA 575-3704 kPa dengan nilai maksimum 2,4 kali lebih tinggi, sementara area utara menunjukkan mold SNI lebih konsisten (535-677 kPa) sedangkan mold FHWA menghasilkan rentang 955-2447 kPa. Perbedaan ini disebabkan efek skala, distribusi tegangan, heterogenitas campuran, dan karakteristik tanah lokal, dimana volume sampel lebih besar pada mold FHWA menangkap heterogenitas dengan lebih baik namun menghasilkan variabilitas tinggi sehingga memerlukan pendekatan interpretasi khusus dalam penentuan parameter desain dan quality control proyek CDM

Kata kunci: Cement Deep Mixing, Kuat Tekan, Mold UCS

References

Bowles, J.E. (2020). Foundation Analysis and Design. 6th Edition. McGraw-Hill Education, New York.

Craig, R.F. (2019). Craig's Soil Mechanics. 9th Edition. Taylor & Francis Group, London.

Das, B.M. (2021). Principles of Foundation Engineering. 9th Edition. Cengage Learning, Boston.

Holtz, R.D., Kovacs, W.D., & Sheahan, T.C. (2018).

An Introduction to Geotechnical Engineering. 2nd Edition. Pearson Education, New Jersey.

Pratama, A. (2022). "Analisis Kuat Tekan Campuran Tanah Lempung-Semen untuk Stabilisasi Tanah di Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek." Skripsi. Jurusan Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Depok.

Kitazume, M., & Terashi, M. (2013). "The Deep Mixing Method." CRC Press, Taylor & Francis Group. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering, 139(10), 1713-1725.

Larsson, S., Stille, H., & Olsson, L. (2005). "On horizontal variability in lime cement

FHWA. (2013). Design Manual: Deep Mixing for Embankment and Foundation Support. FHWA-HRT-13-046. Federal Highway Administration, U.S. Department of Transportation. Available at: https://highways.dot.gov/research/public ations/infrastructure/FHWAHRT-13-046 [Accessed: 15 Oktober 2024]

BSN. (2008). SNI 1964-2008: Cara Uji Kuat Tekan Bebas Tanah Kohesif. Badan Standardisasi Nasional Indonesia, Jakarta.

BSN. (2008). SNI 1965-2008: Cara Uji Penentuan Kadar Air untuk Tanah dan Batuan di Laboratorium. Badan Standardisasi Nasional Indonesia, Jakarta.

BSN. (2008). SNI 1966-2008: Cara Uji Penentuan Berat Jenis Tanah. Badan

Standardisasi Nasional Indonesia, Jakarta. BSN. (2008). SNI 1967-2008: Cara Uji Penentuan

Batas Cair Tanah. Badan

Standardisasi Nasional Indonesia, Jakarta. BSN. (2008). SNI 1968-2008: Cara Uji Penentuan

Batas Plastis dan Indeks Plastisitas Tanah. Badan Standardisasi Nasional Indonesia, Jakarta.

BSN. (2008). SNI 3423-2008: Cara Uji Analisis Ukuran Butiran Tanah. Badan Standardisasi Nasional Indonesia, Jakarta

Downloads

Published

2025-12-03