STUDI PERKUATAN STRUKTUR PADA PENAMBAHAN LANTAI GEDUNG SEKOLAH SMPN 2 SUKAMULYA

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.31000/0z82vr88

Abstrak

Penambahan lantai pada bangunan eksisting sering kali terjadi terutama pada bangunan sekolah. Hal tersebut seringkali menimbulkan permasalahan struktural karena kapasitas awal bangunan tidak didesain untuk menanggung beban tambahan. Terdapat dua rumusan masalah pada studi ini yaitu, bagaimana tahapan perancangan perkuatan struktur dua lantai menjadi empat lantai? Dan bagaimana perbandingan pembiayaan struktur diperkuat dengan struktur baru? Studi ini bertujuan untuk menganalisis perkuatan struktur pada gedung SMPN 2 Sukamulya yang awalnya direncanakan hanya untuk bangunan dua lantai, namun ditingkatkan menjadi empat lantai. Analisis dilakukan dengan cara pemodelan struktur menggunakan aplikasi ETABS dengan dua skenario yaitu struktur eksisting dua lantai yang diperkuat menjadi empat lantai dan struktur baru empat lantai. Metode yang digunakan yaitu metode concrete jacketing, yang dinilai mampu meningkatkan kekakuan dan kapasitas struktur. Hasil analisis menunjukan bahwa kedua bangunan memenuhi kelayakan desain dengan indikator setelah running pada aplikasi ETABS yaitu “All concrete frames passed the design check”. Selain hasil teknis dilakukan juga perbandingan biaya keduanya dengan hasil menunjukan perkuatan struktur membutuhkan biaya sebesar Rp. 3.697.048.339, sedangkan pembangunan struktur baru membutuhkan Rp 4.474.392.703, sehingga pendekatan perkuatan struktur memberikan efisiensi biaya sebesar Rp 777.344.364 atau sekitar 17,37%. Maka, perkuatan struktur menggunakan metode concrete jacketing terbukti layak secara teknis dan ekonomis
Kata kunci: Perkuatan Struktur, Penambahan Lantai, Concrete Jacketing, ETABS, Analisi Biaya.

Diterbitkan

2026-03-29