ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBIAYAAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PASIEN TALASEMIA PESERTA BPJS DI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM TANGERANG 2017

Ahmad Ruyani

Abstract


ABSTRAK

 

Secara global tingkat kemiskinan mengalami penurunan namun komitmen untuk mengentaskan masih dalam prioritas pencapaian SDGs. Dampak krisis meluas keseluruh kehidupan termasuk bidang kesehatan oleh karena itu reformasi kebijakan kesehatan memberikan fokus penting pada pembiayaan kesehatan. Talasemia termasuk kelompok delapan besar penyakit katastropik. Penyakit ini membutuhkan biaya yang besar untuk perawatannya. Dalam implementasi JKN pembayaran diatur dengan INA-CBGs.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan selisih biaya Rill dengan INA-CBGs yang di lihat dari faktor pembiayaan pelayanan kesehatan pada pasien Talasimia pada peserta BPJS di poliklinik rawat jalan Rumah Sakit Umum Tangerang 2017. Metode penelitian ini dengan jumlah sampel 110 responden menggunakan desain potong lintang. Hasil penelitian ini selisih biaya pelayanan rawat jalan pasien talasemia pada penelitian ini terdapat di atas rata-rata selisih antara biaya rill dengan biaya yang di cover BPJS untuk selisih rata- rata biaya total perawatan sebanyak 56,4%, selisih rata- rata biaya pengobatan tanpa obat khusus 66,7%, selisih rata - rata biaya pengobatan dengan obat khusus 55,8% dan selisih rata-rata biaya pengobatan dengan transfusi

95,9%. Rata - rata  selisih biaya pengobatan pasien talasemia, umur, dan pasien talasemia yang di sertai anemia dengan rata - rata  selisih biaya pelayanan pasien talasemia terdapat hubungan yang signifikan.


References


DAFTAR PUSTAKA

Azrul Azwar, Pengantar Administrasi Kesehatan, edisi ketiga, Jakarta,Binarupa Aksara, 1994

Ann Clewer & David Perkein, Economic for Health Care Management, Prentice Hall, Europe, 1998

Ascobat Gani, Pembiayaan Kesehatan di Indonesia, dibacakan pada seminar Sistem Pembayaran Kapitasi, Jakarta,

Ascobat Gani, Perkembangan Biaya dan Beberapa Teknik Pengendalian Biaya Pelayanan Kesehatan. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok, 1996.

Ascobat Gani, Pembiayaan Pelayanan Kesehatan, Masa Lalu, Kini dan Akan Datang, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok, 1996.

Dumaris, Hotma, Analisis Perbedaan Tarif Rumah Sakit dan Tarif INA-CBG’s Pelayanan Rawat Jalan di RSUD Budhi

Asih Jakarta Tahun 2015. Jurnal ARSI

Folland, Sherman & Goodman, C Allen & StanMiron, The Economics of Health and Healthcare, Prentice Hall, Upper Sadle River, New Jersey, 1997.

Hasbullah Thabrany (editor), Pendanaan Kesehatan dan Alternatif Mobilisasi Dana Kesehatan di Indonesia, Jakarta, Raja Grafindo Persada, 2005.

Hasbullah Thabrany, Introduksi Asuransi

Kesehatan, Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan, Ikatan Dokter Indonesia, Jakarta, 1999.

Hasbullah Tabrany, Managed Care : Mengintegrasikan Penyelenggaraan dan Pembiayaan Pelayanan Kesehatan, Bagian B, Pusat Kajian Ekonomi Kesehatan, Fakultas

Kesehatan Masyarakat, Universitas

Indonesia, Depok, 2001.

Hadiningsih, Hastuti, Analisis Besaran Biaya Obat Beberapa Penyakit Rawat Jalan dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi di Rs. Awal Bros Bekasi Tahun 2014, Jurnal ARSI, Oktober 2015.

Haner, Veysel Sabri, dkk, β Globin Mutations in Turkish, Norhern Iraqi, Albanian Patients With β Thalasemia Major. Thalasemia Report 2018; volume 8;7286. 2018

Galanello, Renzo and Raffaella Origa.

Beta-Thalasemia. Orpanet Journal or Rare Diseases. 2010.. http://www.ojrd.com/content/5/1/11.

Januraga,Pande Putu dkk. Persepsi Stakeholders Terhadap Latar Belakang Subsidi Premi, Sistem Kapitasi dan Pembayaran Premi Program Jaminan Kesehatan Jembrana. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, Vol. 12, No. 1

Maret 2009

Kemenkes, Peraturan Menteri Kesehatan

Republik Indonesia nomor 76 Tahun

Tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (ina-cbg) dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional, 2017.

Luknis Sabri, Sutanto Priyo Hastono, Statistik Kesehatan, Edisi Revisi, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2006.

Nugrahaeni, Dyah Kunthi, Konsep Dasar

Epidemiologi, EGC, Jakarta,2012

Paul J Feldstein, Health Economics, 5th

Edition, Albany Dalmar, New York,

Rahman, Fahrul,. Analisis Biaya Layanan Diabetes Melitus dengan Komplikasi dan Faktor Penentu Inefisiensi Penanganan Diabetes Melitus di Rawat Inap RSUD Banyuasin Tahun

Jurnal ARSI 2016.

Sarwani Sri Rezeki, dwi, dkk. Model Prediksi Kebutuhan Darah untuk penderita Talasemia Mayor. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional Vol. 8

No 7. Febuari 2014.

Schieber, Pablo Gottret dan George , Health Financing Rivisited. The World Bank, Washington DC ,2006

Setyawan, Febri Endra Budi, Sistem Pembiayaan Kesehatan Health financing system, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Malang. Vol. 2No.4Februari 2018

Suhanda, Rachmad, Jaminan Kesehatan Dan Managed Care, Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Volume 15

Nomor 2 agustus 2015.

Sulastomo, Asuransi Kesehatan dan

Managed Care, Jakarta, 2000.

Sjafii Ahmad, Pembangunan Kesehatan Masa Depan, Masalah dan Tantangan, Majalah Kesehatan Masyarakat Volume 34 nomor 1, Jakarta, 2009.

Soekijo Notoadmojo, Metodologi Penelitian Kesehatan, PT Rineka Cipta, Jakarta, 2010.

Wagstaff, dkk, Equity in the finance of health care: some further international comparisons, Journal of Health Economics, UK, 1999

Wahyuni, Nanik Sri, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Di PuskesmasSumber Rejo Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2012, FKM UI,2012.

Wati, Erna Kusuma,dkk. Tingkat Asupan Zat Gizi Dan Status Gizi Penderita Thalasemia di Kabupaten Banyumas. Jurnal Kesmasindo, Volume 7, Nomor

, Januari 2015. Who, SDGs,

https://sustainabledevelopment.un.org/

sdgs, mei 2018




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/jkft.v3i2.1281

Refbacks

  • There are currently no refbacks.