Campur Kode dalam Rublik Opini Koran Radar Banten Edisi November-Desember 2016

Febri Sukma Afriyanti, Ira Anisa Purawinangun

Abstract


Seseorang yang menguasai bahasa lebih dari satu memungkinkan terjadinya campur kode saat penutur dan mitratutur berbicara. Campur kode tersebut terjadi apabila dalam suatu tuturan terdapat unsur bahasa yang berbeda dengan bahasa yang sedang digunakan. Hal tersebut melatarbelakangi penulis untuk menganalisis campur kode yang terdapat dalam rubrik opini koran Radar Banten edisi November-Desember 2016. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk campur kode yang terdapat dalam rubrik opini koran Radar Banten edisi November-Desember 2016. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu metode yang bertujuan membuat deskripsi, gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai data. Penelitian ini menggunakan tekhnik analisis isi atau content analysis. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menghasilkan temuan campur kode dalam rubrik opini koran Radar Banten edisi November-Desember 2016. Adapun temuan campur kode tersebut adalah sebagai berikut : (1) campur kode berbentuk kata sebanyak 31 data; (2) campur kode berbentuk frase sebanyak 12 data; (3) campur kode berbentuk baster sebanyak 3 data; (4) campur kode berbentuk klausa sebanyak 2 data; (5) campur kode berbentuk ungkapan sebanyak 1 data. Jumlah data keseluruhan dari hasil penelitian ini berjumlah 49 data, yang terdiri dari campur kode dengan bahasa Inggris, campur kode dengan bahasa Arab, campur kode dengan bahasa Jawa, dan campur kode dengan bahasa Betawi. Secara keseluruhan, campur kode bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia lebih dominan dibandingkan dengan campur kode bahasa Arab, campur kode bahasa betawi, dan campur kode bahasa Jawa.


Kata Kunci : Campur kode, rublik, opini, koran


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v7i2.884

Refbacks

  • There are currently no refbacks.