MODEL PROBLEM BASED LEARNING TIPE CPS DAN SSCS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA

Apriyanti Apriyanti, Yuyu Yuhana, Abdul Fatah

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran mana yang lebih baik untuk meningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, antara siswa yang menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 6 Pandeglang, sampel dipilih 2 kelas, dalam menentukan kelas eksperimen 1 dan 2 dilakukan secara purposive sampling. Tes berupa 5 soal uraian yang sesuai dengan indikator kemampuan berpikir krtis. Pretes dilakukan sebagai tes kemampuan awal sebelum perlakuan menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Postes dilakukan setelah diberikan perlakuan menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Hasil yang diperoleh setelah proses pembelajaran menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir krtis siswa yang menggunakan model problem based learning tipe SSCS lebih baik dari pada kemampuan berpikir kritis siswa yangn menggunakan model problem based learning tipe CPS.


Keywords


Model Problem Based Learning Tipe CPS; Model Problem Based Learning Tipe SSCS; Kemampuan Berpikir Kritis

Full Text:

PDF

References


Bloom, Benyamin S. (1979).Taksonomy of Educational Objectives (The Clasification of Educational Goals) Handbook 1 Cognitive Domain. London: Logman Group Ltd.

Fahrurazi.(2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar.[Online]. Tersedia: file://C:/Users/Apriyanti/Download/sumber/8-Fachrurazi.pdf.

Hasratuddin, (2010).Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecerdasan Emosional Siswa SMP Melalui Pendekatan Matematika Realistik. Bnadung: Yayasan Nuansa Cendia.

Hendriana, Heris, dkk. (2017). Hard Skill dan Soft Skill Matematika Siswa. Bandung: Refika Aditama.

Kadir.(2015). Statistika Terapan Konsep, Contoh dan Analisis Data Dengan Program SPSS/Lisrel Dalam Penelitian. Jakarta: PT. RAJA GRAPINDO PERSADA.

Kemendikbud. (2013). Permendikbud No. 81A tentang Implementasi Kurikulum.. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kurniawati, I.D, Wartono, M.Diantoro. (2013). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Integrasi Peer Intruction Terhadap Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa.Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia.[Online].Tersedia http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpfi.

Nazir, M. (2014).Metode Penelitian. Bogor. Ghalia Indonesia.

Priatna, N. (2003). Kemampuan Penalaran dan Pemahaman Matematika Siswa Kelas III SLTP di Kota Bandung. Disertasi Bandung: SPs UPI.

Ratnaningsih, (2013).Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematika Serta Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Ditinjau Dari Level Sekolah dan Pengetahuan Awal Matematika Siswa. Disertasi: Bandung: SPSS UPI.

Sugiyono, (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. Alfabeta.

Sukmadinata.(2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rasdakarya.

Zulkardi.(2001). Realistic Matematics Education (RME).Teori.Contoh Pembelajaran dan Taman Belajar di Internet. Makalah: UPI Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/prima.v3i2.1210

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2579-9827 e-ISSN: 2580-2216) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View PrimaJPM Stats