PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN MODEL SIKLUS 7E BERBANTUAN HYPNOTEACHING

Hairul Saleh, Warsito Warsito

Abstract


Tujuan penelitian ini mengkaji pembelajaran dengan model siklus 7E berbantuan hypnoteaching dalam meningkatkan kemampuan koneksi matematis mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Desain dalam penelitian ini adalah desain kelompok kontrol pretes-postes. Kelas eksperimen diberi pembelajaran model siklus 7E berbantuan hypnoteaching dan kelas kontrol diberi pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika pada salah satu Universitas di kota Tangerang. Analisis statistika yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan koneksi matematis mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran model siklus 7E berbantuan hypnoteaching lebih baik daripada mahasiswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional.


Keywords


kemampuan koneksi matematis; pembelajaran siklus 7E; hypnoteaching

Full Text:

PDF

References


Ary, D., Jacobs, L.C., & Sorensen,C.K. (2010). Introduction to research in education (8th ed.). Canada: Wadsworth.

Celik, H. (2013). The effect of the computer-aided 7e teaching model on students’ science process skills, Mediterranean Journal of Educational Research, Issue 14a, Year 2013, pp. 926-932

Creswell, J.W. (2012). Qualitative, quantitative, and mixed method approaches, Third Edition. Thousand Oaks California: Sage Publications.

Dale, R.A. (2014), Hypnosis and education. [Online]. Tersedia: http://eric.ed.gov/?id=ED087710. [3 Nopember 2014]

Departemen Pendidikan Nasional RI (2006). Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta: Depdiknas RI.

Eisenkraft, A. (2003). A proposed 7E model emphasizes “transfer of learning” and the important of eliciting prior understanding. The Science Teacher, Vol. 70, No. 6, Published by the National Science Teachers Association (NSTA).

Eisenkraft, A. (2003). Expanding the 5E model. In The Science Teacher (pp. 56–59). Arlington, VA: National Science Teachers Association (NSTA).

Fraenkel, J.C. & Wallen, N.E. (1993). How to design and evaluate research in education. New York, McGraw-Hill,Inc.

Hajar, I. (2011), Hypnoteaching memaksimalkan hasil proses belajar-mengajar dengan hypnoterapi. Diva Press.

Hudojo, H. (2005). Pengembangan kurikulum dan pembelajaran matematika. Malang: UM Press.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2014). Pedoman penyusunan capaian pembelajaran lulusan program studi.

Kocakaya,.et.al. (2010). The effects of computer-assisted instruction designed according to 7e model constructivist learning on physics student teachers’ achievement, concept learning, self-efficacy perceptions and attitudes. Turkey Online Journal of Distance Education-TOJDE July Volume: 11 Number: 3 Article 12

Kurniawati, L. (2014). Meningkatkan kemampuan berpikir intuitif-reflektif, pembuktian matematis dan disposisi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis masalah dengan metode hypnoteaching. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Lestari, K.E. (2013). Implementasi brain-based learning untuk meningkatkan kemampuan koneksi dan berpikir kritis matematis siswa SMP. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Mecit, O. (2006). The effects of 7E learning cycle model on the improvement of fifth grade students’ critical thinking skills. Dissertation: The Graduate School Of Natural And Applied Sciences of Middle East Technical University.

NCTM. (2003). Program for initial preperation of mathematics specialists. [Online]. Tersedia: http://www.ncate.org/ProgramStandards/NCTM/NCTMStandards.pdf. [4 Februari 2014].

Noer, Muhammad. (2010). Hypnoteaching for success learning. Pedagogia Pustaka Insan Madani.

Pitriati. (2014). Pengaruh penerapan model learning cycle 7E terhadap peningkatan kemampuan penalaran dan kemampuan komunikasi matematis siswa SMP. Tesis. Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Ramdani, Y. (2013). Pembelajaran dengan scientific debate untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, penalaran, dan koneksi matematis mahasiswa dalam konsep integral. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia.

Ramdani, Y. (2012). Pengembangan instrumen dan bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, penalaran, dan koneksi matematis dalam konsep integral. Jurnal Penelitian Pendidikan Vol. 13 No. 1, April 2012

Sumarmo, U. (2003). Kumpulan makalah: berpikir dan disposisi matematik serta pembelajarannya. Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.

_____________(2014). Advanced mathematical thinking dan habit of mind mahasiswa. Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.

Susilawati. (2010). Penerapan model siklus belajar hipotetik deduktif 7E. untuk meningkatkan penguasaan konsep dan ketrampilan proses sains siswa sma pada konsep pembiasan cahaya. Disertasi SPS UPI Bandung.

Tim Kurikulum Prodi S1 Dari Indoms. (2014). Laporan rekomendasi capaian pembelajaran serta struktur kurikulum minima. Jakarta: Indo-MS.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/prima.v3i2.1648

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika (p-ISSN: 2579-9827 e-ISSN: 2580-2216) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View PrimaJPM Stats