METODE GROUP TO GROUP EXCHANGE (GGE) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS
DOI:
https://doi.org/10.31000/ijoee.v2i1.3888Abstrak
Penelitian ini adalah untuk menentukan perbedaan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran ilmu sosial tentang komunikasi, transportasi dan teknologi produksi antara siswa yang diberi metode pembelajaran Group To Group Exchange (GGE) dan siswa yang diberikan pengajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metodologi quasi eksperimental. Populasi subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN Perigi 04 yang terdiri dari 50 siswa kelas VA yang terdiri dari 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VB yang terdiri dari 25 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen hasil pembelajaran pada tes kemampuan ilmu sosial berupa esai yang terdiri dari 15 soal yang valid dan realible. Untuk menguji hipotesis uji t pretest yang digunakan dalam penelitian ini, dari hasil uji t diperoleh t hitung = 2,5 dan t tabel = 2,02, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan antara nilai rata-rata kelas kontrol dan kelas eksperimen pretest. Sedangkan untuk menguji hipotesis posttest dari uji t diperoleh t hitung = 31,9 dan t tabel = 2,02, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara skor rata-rata kelas kontrol posttest dan kelas eksperimen. Ini berarti bahwa hasil belajar IPS menggunakan metode pembelajaran Group To Group Exchange (GGE) lebih tinggi daripada menggunakan model pembelajaran konvensionalReferensi
Ananda (2015). Studi Deskriptif Mengenai Pemanfaatan Teknologi Informasi pada SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 4 Surabaya.
Andriansyah (2015). Manajemen Transportasi Dalam Kajian Teori. Jakarta: Universitas Prof. Dr. Moestopo Beragama.
Basrowi (2014). Pengantar Sosiologi. Bogor: Ghalia Indonesia
Bungin (2013). Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Depdiknas (2004). Materi Pelatihan Terintegrasi Mata Pelajaran Sains. Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Erwinsyah (2015). Pemahaman Mengenai Teknologi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 13.
Fajar, A. (2009). Portofolio dalam Pembelajaran IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ginting (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga Petani. Jurnal Ilmiah Pendidikan Tinggi, 4.
Hariyanto & Warsono (2013). Pembelajaran Aktif. Bandung: Remaja Rosdakarya
Hidayat, K. (2009). Active Learning 101 Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarya: Pustaka Insan Madani.
Kurniasi & Poerwono (2008). Analisis Efisiensi dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Industri Kecil Kabupaten Kendal, 7.
Kustawan, D. (2016). Analisis Hasil Belajar Program Perbaikan dan Pengayaan Peserta didik Berkebutuhan Khusus. Jakarta Timur: Luxima Metro Media.
Murni, A., Yusra, N., & Solfitri, T (2010). Penerapan Metode Belajar Aktif Tipe Group to Group Exchange (GGE) untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X IPS 1 MAN 2 Model Pekan Baru. Pekanbaru: Universitas Riau
Purwanto (2016). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sahid, A. (2013). Pengaruh Strategi Pembelajaran Group To Group Exchange Terhadap Hasil Belajar Siswa Dengan Motivasi Berprestasi Berbeda Pada Standar Kompetensi Menerapkan Dasar-Dasar Teknik Digital. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya
Sardjiyo, dkk (2011). Pendidikan IPS di SD. Jakarta: Universitas Terbuka
Sarlito (2012). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Silberman (2006). Active Learning 101 Cara Belajar Siswa Aktif. Bandung: Nuansa Cendekia
Silondae, Muthalib & Ernawati (2016). Keterkaitan Jalur Transportasi dan Interaksi Ekonomi Kabupaten Konawe Utara dengan Kabupaten/Kota Sekitarnya. Jurnal Progres Ekonomi, 51.
Trianto (2010). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: PT Bumi Aksara
Wijayanto, R (2014). Penggunaan Metode Group To Group Exchange (GGE) Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar dan Sikap Peduli Sosial Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Pengasih. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).