HAMBATAN GURU DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA TERHADAP PROSES PEMBELAJARAN DI SD NEGERI 3 BROSOT
DOI:
https://doi.org/10.31000/ijoee.v5i1.8943Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hambatan yang ada di SD Negeri 3 Brosot Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Sekolah tersebut mengimplementasikan proses pembelajaran dengan kurikulum merdeka yang setiap proses pembelajaran melalukan rancangan pembelajaran sedemikian rupa agar apa yang menjadi capaian pembelajaran terwujud termasuk dalam pemulihan kurikulum 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif melalui wawancara untuk mendeskripsikan permasalahan dan fokus penelitian.. Hambatan guru dalam penerapan kurikulum merdeka diantaranya ; 1). keterbatasan sarana dan prasarana; 2). heterogenitas siswa di dalam kelas; 3). softskill yang dimiliki guru menjadi kendala karena masih banyak guru yang belum mampu menunjukan kontribusinya dalam cakap berinteraksi berdasarkan tuntutan kurikulum merdeka; 4). Tantangan guru dalam menerapkan kurikulum merdeka disekolah;. 5). Kendala lain yang dihadapi terkait Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu dalam mengajak guru-guru untuk merubah pemikiran mereka agar keluar dari zona nyamannya.
References
Arifin, Zainal. 2011. Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum. Bandung:
CV Pustaka Setia
Ariga, S. (2022). Implementasi kurikulum merdeka pasca pandemi covid-19.
Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 662-670.
Baharuddin, M. R. (2021). Adaptasi kurikulum merdeka belajar kampus merdeka
(Fokus: model MBKM program studi). Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 4(1), 195-205.
Barlian, U.C., dkk. 2022. Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam
Meningkatkan Mutu Pendidikan. Journal of Educational and Language Research. 1(12), Juli 2022. ISSN: 2807-937X
Sasmita, E., & Darmansyah, D. (2022). Analisis Faktor-Faktor Penyebab
Kendala Guru Dalam Menerapkan Kurikulum Merdeka (Studi Kasus: Sdn 21 Koto Tuo, Kec. Baso). Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 5545-5549.
Hasibuan, H. A. (2022). Peran Modul Berbasis Kearifan Lokal Untuk Mendukung
Pendidikan Merdeka Belajar. Mahesa Center, 1(1), 292–301.
Matondang, A. Dkk. (2021). Asesmen Kompetensi Minimum Merdeka Belajar
ditinjau dari Perspektif Guru Sekolah Dasar. Prosiding Pendidikan Dasar, 1(1), 159–165. https://doi.org/10.34007/ppd.v1i1.185
Nurcahyono, NA, & Putra, JD (2022). Hambatan Guru Matematika Dalam
Mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. Wacana Akademika: Majalah Ilmiah Kependidikan , 6 (3), 377-384.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P.
(2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313-6319.
Sherly , Dharma, E., & Sihombing, H. B. 2020. Merdeka Belajar: kajian literatur.
UrbanGreen Conference Proceeding Library.
Sherly, S., Herman, H., Halim, F., Dharma, E., Purba, R., Sinaga, Y. K., & Tannuary, A. (2021). Sosialisasi implementasi program profil pelajar pancasila
di smp swasta sultan agung pematangsiantar. Jubaedah: Jurnal Pengabdian Dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education), 1(3), 282-289.
Sumarsih, I. dkk. 2022. Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah
Penggerak Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu. 6(5), 2022, 8248 - 8258 Research & Learning in Elementary Education https://jbasic.org/index.php/basicedu
Vhalery, R., Setyastanto, A. M., & Leksono, A. W. (2022). Kurikulum Merdeka
Belajar Kampus Merdeka: Sebuah Kajian Literatur. Research and Development Journal of Education, 8(1), 185-201.
Yamin, M., & Syahrir, S. (2020). Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar.
Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1), 126–136. https://doi.org/10.36312/jime.v6i1.1121
Yusuf, M., & Arfiansyah, W. (2021). Konsep “Merdeka Belajar†dalam Pandangan
Filsafat Konstruktivisme. AL-MURABBI: Jurnal Studi Kependidikan Dan Keislaman, 7(2), 120-133.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).