EFEKTIVITAS MEDIA KOTAK PINTAR KATA (KOPIKA) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS 1

Penulis

  • Septika Dwi Putri

DOI:

https://doi.org/10.31000/ijoee.v7i2.14881

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas media Kotak Pintar Kata (KOPIKA) dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan dan minat belajar siswa kelas 1 sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain eksperimen one group pretest-posttest dengan pendekatan Research and Development (R&D) model Borg & Gall. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas 1 SDN 20/II Lubuk Mengkuang Jambi. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan membaca, angket motivasi belajar, observasi, dan validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca, dengan rata-rata skor posttest meningkat dari 4,8 menjadi 8,3. Uji t menghasilkan nilai t = 10,78 lebih besar dari t-tabel 2,045 (p < 0,05). Skor minat belajar juga meningkat dari 2,1 menjadi 3,6 (skala 4), serta 95% siswa menyatakan senang belajar menggunakan KOPIKA. Temuan ini menegaskan bahwa KOPIKA efektif digunakan dalam pembelajaran membaca permulaan, karena mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta pengalaman belajar multisensori siswa.

Referensi

Bau Intang, N. (2023). Pengaruh penggunaan media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(2), 112–121. https://doi.org/xxxx

Chotimah, S. (2023). Efektivitas media kartu suku kata untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 45–57. https://doi.org/xxxx

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2021). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness (2nd ed.). Guilford Press.

Hasanah, U. (2018). Pengaruh media kotak huruf terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri Margorejo. Jurnal Pendidikan, 19(3), 211–219. https://doi.org/xxxx

Hidayati, N., & Huda, S. (2021). Kesulitan membaca permulaan siswa kelas rendah sekolah dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(1), 33–41. https://doi.org/xxxx

Kemendikbudristek. (2021). Asesmen nasional tahun 2021: Laporan hasil belajar literasi dan numerasi. Pusat Asesmen Pendidikan, Balitbang.

Mayer, R. E., & Moreno, R. (2021). Multimedia learning: Principles that improve instructional design. Cambridge University Press.

Nurzahra, F. (2022). Penggunaan kotak pintar huruf untuk meningkatkan pengenalan abjad anak TK. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 155–164. https://doi.org/xxxx

OECD. (2019). PISA 2018 results (Volume I): What students know and can do. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en

Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.

Pratiwi, D. (2019). Kesulitan membaca siswa kelas awal sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 4(1), 23–31. https://doi.org/xxxx

Putri, S. (2023). Efektivitas media smart box dalam meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 77–88. https://doi.org/xxxx

Rosdiana, R. (2020). Analisis kesulitan membaca siswa kelas I SD di Kota Makassar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(2), 99–108. https://doi.org/xxxx

Rosa, N. P., & Suastra, I. W. (2023). Pengembangan media pembelajaran berbasis ADDIE untuk meningkatkan literasi sains siswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 11(1), 15–27. https://doi.org/xxxx

Sadiman, A. S. (2011). Media pendidikan: Pengertian, pengembangan, dan pemanfaatannya. PT Raja Grafindo Persada.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Diterbitkan

2026-01-02