KEHARUSAN DAN KEMUNGKINAN PENDIDIKAN DALAM KONTEKS MERDEKA BELAJAR SERTA PARADIGMA PEMBELAJARAN ABAD 21
DOI:
https://doi.org/10.31000/ijoee.v5i1.8597Abstrak
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keharusan dan kemungkinan pendidikan dalam konteks merdeka belajar serta paradigma pembelajaran abad 21, yang meliputi; keharusan pendidikan, kemungkinan di didik, tut wuri handayani, konsep naturalisme, nativisme, empirisme, konvergensi, merdeka belajar, serta paradigma pembelajaran abad 21 guna memenuhi ketentuan dan keharusan pembelajaran abad 21 dengan metode kualitatif deskriptif, yang menggambarkan secara jelas dimensi-dimensi korelatifitas-sinergisitas mengenai Keharusan Dan Kemungkinan Pendidikan Dalam Konteks Merdeka Belajar Serta Paradigma Pembelajaran Abad 21 secara objektif yang menggambarkan keadaan subjek/objek berdasarkan fakta-fakta yang diteliti.
Referensi
Etistika Yuni Wijaya, Dwi Agus Sudjimat, A. N. (2016). Transformasi Pendidikan Abad 21 Sebagai Tuntutan Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era Global. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, 263–278.
Huliatunisa, Y., Suhardan, D., Permana, J., Nurdin, D., Yohamintin, Y., Rasyid, S., & Sabban, I. (2022). Lecturer Strategy in Assignment Management as the Implementation of Academic Service Quality in the Covid-19 Period. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 1-21.
M. Fakhruddin, Rusydi Ananda, S. I. (2013). Perubahan Paradigma Dalam Organisasi Belajar Di Abad 21. Perspektif Ilmu Pendidikan, 27(2), 110–117.
Mulyani, S., Gaffar, M. F., & Suryadi, S. W. (2021). The Development of Academic Services Model in Enhancing Better Graduates Quality. Higher education, 9, 10.
Putra, I. Gd. D. D., Saputra, I. M. G. N., & Wardana, K. A. (2021). Paradigma Pendidikan Abab 21 Di Masa Pandemi Covid-19 (Tantangan Dan Solusi). Pintu : Pusat Penjamin Mutu, 2(2).
Sitti Nadirah. (2013). Anak Didik Perspektif Nativisme, Empirisme, Dan Konvergensi. Lentera Pendidikan, 16(2), 188–195.
Sumiati. (2017). Menjadi Pendidik Yang Terdidik. Jurnal Tarbawi, 2(1), 81–90.
Tim redaksi Nuansa Aulia. (2006). Himpunan Perundang-undangan Republik Indonesia tentang Guru dan Dosen. Nuansa Aulia.
Tin Dels Marce Ndawu. (2018). Konsep Tut Wuri Handayani Dalam Pembelajaran Praktik Di Smkn 5 Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 130–139.
Widiansyah, A. (2018). Peranan sumber daya pendidikan sebagai faktor penentu dalam manajemen sistem pendidikan. Cakrawala: Jurnal Humaniora Bina Sarana Informatika, 18(2), 229-234.
Widiansyah, A. (2019). Pengendalian Mutu : Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia , Optimalisasi Fungsi Pengendalian Dalam Dunia Pendidikan. Cakrawala Humaniora Universitas Bina Sarana Informatika, 2(2), 21–26.
Yamin, M., & Syahrir. (2020). Pembangunan Pendidikan Merdeka Belajar (Telaah Metode Pembelajaran). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 6(1), 126–136.
Yohamintin, Y., Permana, J., Nurdin, D., Suharjuddin, S., Alkaf, A. H., & Huliatunisa, Y. (2021). Evaluasi Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Pendidik. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 173-184.
Yohamintin, Y., & Huliatunisa, Y. (2023). Hubungan Kemampuan Literasi Sains Dengan Pemecahan Masalah Ipa Siswa Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE), 4(2), 21-30.
Zainuddin Maliki. (2008). Sosiologi Pendidikan. Gajah Mada University Press.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE). Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).