LITERASI KRITIS 3-2-1 BERBASIS E-BOOK CERITA RAKYAT UNTUK REFLEKSI KRITIS SISWA SD

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31000/9daab595

Abstract

Abstrak

Rendahnya kemampuan refleksi kritis siswa sekolah dasar menjadi tantangan dalam pembelajaran literasi abad ke-21 di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Jurnal Literasi Kritis 3-2-1 berbasis e-book cerita rakyat lokal "Legenda Buaya Putih" serta menganalisis dampaknya terhadap kemampuan refleksi kritis siswa kelas V pada sebuah Sekolah Dasar Negeri di Kota Bekasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus instrumental. Data dikumpulkan melalui analisis sepuluh jurnal reflektif siswa, observasi partisipatif, dan wawancara semi-terstruktur dengan guru, siswa, serta orang tua, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan 90% siswa mencapai kategori sedang hingga tinggi dalam kemampuan refleksi kritis, dengan identifikasi nilai moral paling dikuasai (80%), sedangkan merumuskan pertanyaan kritis atau aksi nyata menjadi aspek tersulit (40% kategori tinggi). Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi jurnal reflektif terstruktur dengan e-book cerita rakyat lokal, disertai scaffolding guru yang sistematis, efektif menumbuhkan refleksi kritis sekaligus memperkuat identitas budaya siswa sekolah dasar.

Kata Kunci: jurnal 3-2-1, literasi kritis, refleksi kritis, cerita rakyat lokal, e-book

Published

2026-08-07