Upaya Meningkatkan Konsep Bilangan Melalui Puzzle Angka Pada Anak Usia 4-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.31000/ceria.v7i1.559Keywords:
mengenal konsep bilangan, puzzle angka, anak usia 4-6 tahunAbstract
Mengenal konsep bilangan anak usia 4-6 tahun di TK Sabela belum berkembang dengan optimal. Dari 10 anak di kelas, ada 7 anak yang mengenal konsep bilangan nya masih rendah. Subjek penelitian ini adalah anak didik kelompok A yang mengalami masalah mengenal konsep bilangan, seperti menyebutkan urutan bilangan, membedakan lambang bilangan, dan dalam menulis lambang bilangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan mengenal konsep bilangan dengan bermain puzzle angka. Kemampuan mengenal konsep bilangan anak pada siklus I mencapai 30%, pada siklus II meningkat mencapai 50% dan meningkat lebih baik lagi pada siklus III yaitu 100 %. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variasi dalam pembelajaran memiliki peranan penting dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan melalui bermain puzzle angka. Dengan demikian terbukti bahwa penerapan melalui bermain puzzle angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok di TK Sabela Kec. Pasar Kemis Kab. Tangerang.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).