Permainan Tradisional dalam Membentuk Karakter Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31000/ceria.v13i1.10604Keywords:
Karakter Anak, Permainan TradisionalAbstract
Salah satu bagian dari kekayaan budaya bangsa adalah permainan tradisional. Permainan tradisional dapat dimanfaatkan untuk membantu anak-anak menjadi karakter yang belajar hanya melalui permainan. Anak-anak belajar nilai-nilai karakter seperti hormat, tanggung jawab, jujur, toleransi, dan keadilan. Nilai-nilai ini akan membantu mereka menjadi dewasa nanti. Permainan tradisional yang kita miliki sangat beragam sebab merupakan bagian dari budaya lokal dan menunjukkan nilai kearifan lokal yang dapat membantu dalam meningkatkan nilai karakter anak-anak usia 4-6 tahun. Permainan tradisional mengusung nilai-nilai seperti kejujuran, sportivitas, tanggung jawab, komitmen, kegigihan, dan gotong royong. Oleh karena itu, permainan tradisional cocok untuk membangun karakter anak-anak. Selain itu, permainan tradisional ini dapat digunakan sebagai pendekatan yang menyenangkan untuk mengajar anak-anak usia dini.
Downloads
References
Adpriyadi, A. (2018). Pendidikan karakter anak usia dini perspektif Ki Hajar Dewantara. Dunia Anak: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 34-40.
Agustin, N. W., Susandi, A., & Muhammad, D. H. (2021). Permainan tradisional sebagai sarana mengembangkan kemampuan fisik motorik anak dan nilai-nilai pendidikan Islam di PAUD Kamboja Probolinggo. FALASIFA: Jurnal Studi Keislaman, 12(02), 33-44.
Andriani, T. (2012). Permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia dini. Sosial Budaya, 9(1), 121-136.
Budhiman, A. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter. Jakarta: Kementerian pendidikan dan kebudayaan.
Dessy, F. (2020). Internalisasi 9 Pilar Karakter Bagi Anak Usia Dini (Doctoral dissertation, Pustaka Senja).
Fadlillah, M. (2016). Desain pembelajaran PAUD: Tinjauan teoritik & praktik. Yogyakarta: Ar-ruzz media.
Hasanah, U. (2016). Pengembangan kemampuan fisik motorik melalui permainan tradisional bagi anak usia dini. Jurnal pendidikan anak, 5(1).
Jannah, N., & Umam, K. (2021). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga di Masa Pandemi Covid-19. FALASIFA: Jurnal Studi Keislaman, 12(1), 95-115.
Maunah, B. (2009). Landasan Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Teras
Mulyani, N. (2016). Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Kalimedia
Rosikum, R. (2018). Pola Pendidikan Karakter Religius pada Anak melalui Peran Keluarga. Jurnal Kependidikan, 6(2), 293-308.
Tanu, I. K. (2017). Pentingnya pendidikan anak usia dini agar dapat tumbuh dan berkembang sebagai generasi bangsa harapan di masa depan. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 19-29.
Yudiwinata, H. P. (2014). Permainan tradisional dalam budaya dan perkembangan anak. Paradigma, 2(3).
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).