Pengembangan Permainan Interaktif Berbasis Teknologi Untuk Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31000/ceria.v10i1.4831Keywords:
Pengembangan Permainan Interaktif, Anak Usia DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Permainan Interaktif Berbasis Teknologi dan bagaimana penerapannya dalam pembelajaran. Pengembangan permainan interaktif ini menggunakan model 4D. Model pengembangan 4D terdiri dari empat tahap, yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan lembar validasi. Hasil expert review diperoleh nilai rata-rata hasil penilaian permainan interaktif oleh ahli materi mendapat hasil 92% dan ahli media mendapat hasil 92%. Hasil uji coba guru mendapat hasil 83%. Pada tahap uji coba lapangan mendapat hasil 77%. Berdasarkan hasil uji coba lapangan menunjukkan permainan interaktif termasuk dalam kategori “baikâ€, maka permainan interaktif berbasis teknologi untuk anak usia dini telah layak untuk digunakan.
Kata kunci: Pengembangan Permainan Interaktif, Anak Usia Dini
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).