Analisis Pemahaman Sex Education Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Flashcard Berbasis Audiovisual
DOI:
https://doi.org/10.31000/ceria.v13i1.10555Kata Kunci:
Audiovisual, Flashcard, Sex EducationAbstrak
Kurangnya pengetahuan tentang pendidikan seksual menjadi salah satu penyebab banyaknya kasus pelecehan seksual dan pernikahan di bawah umur. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti bertujuan untuk mengetahui keefektifan media Flashcard berbasis audiovisual di TK Citra Kusuma Kecapi dalam memahami sex education. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian pada penelitian ini berupa 2 guru sebagai informan dan mediator yang melaksanakan kegiatan pembelajaran kepada anak di TK Citra Kusuma dan siswa kelompok B berjumlah 18 orang sebagai subjek penelitian dalam penggunaan media flashcard berbasis audiovisual. Teknik analisis data pada penelitian ini dimulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta menarik suatu kesimpulan. Hasil penelitian didapatkan bahwa media pembelajaran flashcard berbasis audiovisual efektif dalam mengenalkan sex education pada anak. Hal tersebut terbukti dari 18 anak, terdapat 70% anak mengalami perbedaan antara sebelum dan sesudah pengenalan sex education. Anak sudah mulai memahami cara menjaga dirinya dan memahami tentang bagian anggota tubuh yang boleh dilihat atau tidak boleh dilihat. Kurang adanya komunikasi antara pendidik dan juga orang tua di rumah merupakan salah satu faktor penghambat bagi pendidik dalam mengedukasi anak tentang pendidikan seks ini.
Unduhan
Referensi
Anggraini, T., Riswandi, R., & Sofia, A. (2017). Pendidikan Seksual Anak Usia Dini: Aku dan Diriku. Jurnal Pendidikan Anak, 3(2). https://core.ac.uk/download/pdf/294953166.pdf
Assakinah, N. F. (2022) Sex Education dalam Pembentukan Karakter Anak Perspektif Psikologi Islam. Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora, 13(02), 315-321. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JPSH/article/viewfile/54600/75676593553
Elan, Gandana, G., & Fauziah, D. E. (2023). Analisis Penggunaan Flashcard Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini. Ceria: Jurnal Progam Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 68-75.
Hapsari, R. A., Wahyuningsih, S., & Hafidah, R. (2022). Perbandingan Pemahaman Seks Anak Usia 4-5 Tahun Ditinjau dari Penerapan Pendidikan Seks. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 2078-2084. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1363
Hardiyantari, O. & Fatmawati, S. (2021). Flash Card Sex Education Berbasis Augmented Reality untuk Anak pada Tahap Pra Operasional. Refleksi Edukatika: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 11(02), 204-11. https://doi.org/10.24176v11i2.5443
Ismaya, I., Elihami, E., & Galib, A. A. C. (2022). Pendidikan Literasi Komunikasi: Membangun Karakter Anak Usia Dini Melalui Komunikasi yang Efektif. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 6(1), 1148-1153. https://ummaspul.ejournal.id/maspuljr/article/view/3578
Lesta, H., & Pransiska, R. (2023). Pengaruh Aplikasi E-Flashcard Untuk Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Pada Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Nur Ilaahi Lubuk Buaya Kota Padang. Ceria: Jurnal Progam Studi Pendidikan Anak Usia Dini, 12(2), 65-75. http://dx.doi.org/10.31000/ceria.v12i2.9929
Muchlis, E. (2022). Peran Pendidikan Seksual “Sex Education†Anak Usia Dini Sebagai Upaya Preventif Atas Tindak Pidana Seksual. Alauddin Law Development Journal, 4(1), 114-132. https://journal3.uinalauddin.ac.id/index.php/aldev/article/view/16783
Nofriansyah, D. (2018). Penelitian Kualitatif: Analisis kinerja lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan. Yogyakarta: Deepublish.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini.
Pramono, A., & Setiawan, M. D. (2019). Pemanfaatan augmented reality sebagai media pembelajaran pengenalan buah-buahan. INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian Dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi, 3(1), 54-68. https://doi.org/10.29407/intensif.v3i1.12573
Saadah, B. & Yulia, C. (2022). Efektivitas Media Flashcard untuk Meningkatkan Pemahaman Sex Education Pada Siswa. Research and Development of Education, 8(2), 576-579. http://dx.doi.org.10.30988/rdje.v8i2.13622
Sutriyani, W., Wiranti, D. A., & Wulandari, E. (2022). Pelatihan Media Kognitif Numerik Berbasis Puzzle Paper Quilling Bagi Guru RA. JPPM: Jurnal Pelayanan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 53–59. https://doi.org/10.31932/jppm.v1i2.1976
Utami, N. T. (2023). Meningkatkan Kognitif Anak Usia Dini melalui Media Flashcard. Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(01), 43-52. https://doi.org/10.46963/mash.v6i01.692
Wardah, F. 2020. Lebih 4.600 Anak alami Kekerasan Tahun 2020.VOA Indonesia, https://www.voaindonesia.com/a/lebih-4-600-anak-alami-kekerasan-tahun-2020/5521190.html.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Ceria: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).