PENGARUH CAR, NPF, DAN FDR TERHADAP ROA PADA BANK SYARIAH PERIODE 2015-2019
DOI:
https://doi.org/10.31000/competitive.v7i2.4870Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana secara parsial dan simultan rasio keuangan yang terdiri dari CAR, NPF, dan FDR berpengaruh terhadap ROA. Populasi dalam penelitian terdiri dari total keseluruhan Bank Umum Syariah yang tercantum di Otoritas Jasa Keuangan selama periode tahun 2015-2019. Dari populasi tersebut dihasilkan sampel sebanyak 8 Bank Umum Syariah. Adapun dalam pemilihan sampel tersebut digunakan teknik purposive sampling. Data sekunder yang terdiri dari laporan keuangan dan laporan tahunan merupakan jenis data untuk penelitian ini, di mana laporan-laporan tersebut tersaji pada tiap-tiap situs resmi milik bank yang menjadi sampel penelitian ini. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis data penelitian yakni analisis regresi linier berganda dengan menggunakan alat berupa aplikasi SPSS (Statistical Product and Service Solutions). Dari kegiatan mengnalisis data dihasilkan simpulan pernyataan bahwa secara parsial, CAR dan FDR tidak berpengaruh kepada ROA, sedangkan NPF berpengaruh negatif kepada ROA. Sementara secara simultan rasio keuangan yang terdiri dari CAR, NPF, dan FDR memilik pengaruh terhadap ROA.
Unduhan
Referensi
Abbas, D. S & Hidayat, I. (2021). Growth Profit In Islamic Commercial Banks Registered In The Indonesia Financial Services Authority With The Camel Ratio. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Keislaman Al-Masharif, 9(1), 18-30. (ISSN : 2579-8650).
Agustin, P. T & Darmawan, A. (2018). Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Kinerja Keuangan Bank Syariah (Studi Pada Bank Umum Syariah yang Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Tahun 2014-2016). Jurnal Administrasi dan Bisnis, 64(1), 102-108.
Bank Indonesia. 2004. Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 6/23/DPNP/ Tanggal 31 Mei Tahun 2004. Diakses pada 10 Desember 2020 dari www.bi.go.id.
Bank Indonesia. 2011. Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 13/3/DPNP Tanggal 16 Desember Tahun 2011. Diakses pada 10 Desember 2020 dari www.bi.go.id.
Kasmir. 2019. Pengantar Manajemen Keuangan. Edisi Kedua. Jakarta : Kencana. ISBN : 978-602-1186-37-4.
Nisaputra, R. 2020. Krisis Moneter 1998 Akhiri Booming Perbankan Nasional. Diakses pada tanggal 11 Desember 2020 dari https://infobanknews.com.
Otoritas Jasa Keuangan. (1998). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan. Diakses pada 10 Desember 2020 dari www.ojk.go.id.
Otoritas Jasa Keuangan. (2019). Lampiran 1 Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan /SEOJK.03/2019 Tentang Sistem Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah. Diakses pada 10 Desember 2020 dari www.ojk.go.id.
Purnamasari, G. A. Y & Ariyanto, D. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Periode 2010-2014. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 15(1), 82-110. (ISSN : 2302-8556).
Ristati et al. (2018). Pengaruh Penerapan Manajemen Risiko Terhadap Kepuasan Kinerja Keuangan Pada Bank Pembangunan Daerah Di Indonesia. Jurnal Visioner & Strategis, 7(1), 41-50. (ISSN : 2338-2864).
Solikah, H. M et al. (2017). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah Dengan Bank Umum Konvensional Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan di Bursa Efek Indonesia). Warta Ekonomi, 7(17), 20-32.
Sovia, S. E et al. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Konvensional Dan Bank Syariah Berdasarkan Rasio Keuangan Bank (Studi Pada Bank Konvensional yang Terdaftar di BEI yang Memiliki Bank Syariah Periode 2012-2014), Jurnal Administrasi dan Bisnis, 37(1), 129-136.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung : Alfabeta. ISBN : 979-8433-64-0.
Suhendro, D. (2018). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah VS Bank Umum Konvensional Di Indonesia Dengan Menggunakan Rasio Keuangan. Jurnal Masharif Al-Syariah : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(1). (ISSN : 2580-580).
Sujarweni, V. Wiratna. 2016. Kupas Tuntas Penelitian Akuntansi Dengan SPSS. Yogyakarta: Pustaka Baru Press. ISBN : 978-602-376-041-1.
Umardani, D & Muchlis, A. (2016). Analisis Perbandingan Kinerja Keuangan Bank Syariah Dan Bank Konvensional Di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Pemasaran Jasa, 9(1).
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Copyright Notice
Authors who publish in Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan agree to the following terms:
-
Authors retain the copyright of their work and grant the journal the right of first publication. The published work is simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA) or its equivalent, allowing others to share, distribute, adapt, and reuse the work with proper acknowledgment of the original authorship and initial publication in this journal.
-
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the published version of the work, such as depositing it in institutional repositories, personal websites, academic social networks, or publishing it as part of a book, provided that acknowledgment is given to its initial publication in this journal.
-
Authors are permitted and encouraged to post their manuscripts online, both before and during the submission process, including in institutional repositories or personal websites. This practice can facilitate academic exchange, increase visibility, and potentially enhance citation impact.
-
Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan adopts the CC BY-SA license as the preferred license for the publication, dissemination, use, and reuse of scholarly works in support of open-access academic communication.
-
In developing publication strategies and editorial policies, Competitive Jurnal Akuntansi dan Keuangan recognizes that open and unrestricted access to scientific knowledge is essential for advancing global scholarship. Therefore, the journal supports wider accessibility, transparency, and responsible knowledge sharing in accordance with international open-access principles.
-
All published articles are freely accessible to readers worldwide without subscription or payment barriers, supporting broader dissemination of scientific knowledge and academic collaboration.



