Hubungan Pengetahuan Faktor Risiko Penyakit Jantung dengan Perilaku Pola Makan Mahasiswa Teknik

Annisaa Fitrah Umara, Dian Novitawati, Popy Irawati

Abstract


Cardiovascular Disease (CVD) menjadi penyebab utama kematian secara global. Di Indonesia, peyakit kardiovaskular ditemukan terdapat pada semua kelompok usia. Kelompok usia remaja akhir menuju dewasa muda seperti mahasiswa tidak luput dari risiko terkena penyakit kardiovaskular. Gaya hidup dan perilaku pola makan mahasiswa mengarah pada meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan pengetahuan faktor risiko penyakit jantung dengan perilaku pola makan mahasiswa teknik. Metode penelitian kuantitatif dengan cross sectional yang melibatkan 350 orang mahasiswa teknik. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan tetang pengetahuan faktor risiko penyakit jantung dengan perilaku pola makan, masing-masing berisi 15 pertanyaan. Analisis data menggunakan metode Rank Spearman. Hasil penelitian, mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berusia 21-22 tahun, memiliki pengetahuan kurang, dan perilaku pola makan negatif. Terdapat hubungan pengetahuan faktor risiko penyakit jantung dengan perilaku pola makan mahasiswa dengan p-value = 0,012. Pengetahuan dan pemahaman menjaga kesehatan jantung merupakan hal penting yang mendukung perilaku pola makan yang dapat berpengaruh pada kesehatan jantung di masa mendatang.


Kata Kunci: Mahasiswa, Pengetahuan, Pola Makan


 


Full Text:

Umara et al.PDF

References


AHA. (2015). Menopause and Heart Disease. Retrieved from https://www.heart.org/en/health-topics/consumer-healthcare/what-is-cardiovascular-disease/menopause-and-heart-disease

AR, D., & Indrawan, B. (2014). Hubungan Usia dan Merokok pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poli Penyakit Dalam RS MHPalembang Periode Tahun 2012. Syifa’ MEDIKA: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 5(1), 16. https://doi.org/10.32502/sm.v5i1.1420

CDC. (2019). Know Your Risk for Heart Disease. Retrieved from https://www.cdc.gov/heartdisease/risk_factors.htm

CDC. (2022). Heart Disease and Men. Retrieved from https://www.cdc.gov/dotw/heart-disease-men/index.html

Evan, Wiyono, J., & Candrawati, E. (2017). Hubungan Antara Pola Makan Dengan Kejadian Obesitas Pada Mahasiswa Di Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Nursing News, 2, 708–717.

Farahdika, A., & Azam, M. (2015). Faktor Risiko yang Berhubungan Dengan Penyakit Jantung Koroner Pada Usia Dewasa Madya (41-60 TAHUN) (Studi Kasus di RS Umum Daerah Kota Semarang). Unnes Journal of Public Health, 4(2), 117–123. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph

Jiang, Y., Wang, J., Wu, S., Li, N., Wang, Y., Liu, J., … Zheng, R. (2019). Association between take-out food consumption and obesity among chinese university students: A cross-sectional study. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(6). https://doi.org/10.3390/ijerph16061071

Kazi, R. N. A., El-Kashif, M. M. L., & Ahsan, S. M. (2020). Prevalence of salt rich fast food consumption: A focus on physical activity and incidence of hypertension among female students of Saudi Arabia. Saudi Journal of Biological Sciences, 27(10), 2669–2673. https://doi.org/10.1016/j.sjbs.2020.06.004

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas. 57,58.

Kuklina, E. V., Yoon, P. W., & Keenan, N. L. (2010). Prevalence of coronary heart disease risk factors and screening for high cholesterol levels among young adults, united states, 1999-2006. Annals of Family Medicine, 8(4), 327–333. https://doi.org/10.1370/afm.1137

Pamelia, I. (2018). Perilaku Konsumsi Makanan Cepat Saji Pada Remaja Dan Dampaknya Bagi Kesehatan. Ikesma, 14(2), 144. https://doi.org/10.19184/ikesma.v14i2.10459

Priwahyuni, Y. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pola Makan Siap Saji (Fast Food) pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Stikes Hangtuah Pekanbaru. Nature Methods, 7(6), 2016. Retrieved from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/26849997%0Ahttp://doi.wiley.com/10.1111/jne.12374

Rilantono, L. R. (2018). Penyakit Kardiovaskular (PKV) 5 Rahasia (pertama). Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Suherwin, S. (2018). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Riwayat Penyakit dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner di Instalasi Gawat Darurat Rumahsakit TK.II Dr. AK. Gani Palembang Tahun 2016. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 1(1), 89–97. https://doi.org/10.36729/jam.v1i1.248

Surjadi, C. (2013). Globalisasi dan Pola Makan Mahasiswa : Studi Kasus di Jakarta. 40(6), 416–421.

Virani, S. S., Alonso, A., Aparicio, H. J., Benjamin, E. J., Bittencourt, M. S., Callaway, C. W., … Tsao, C. W. (2021). Heart Disease and Stroke Statistics - 2021 Update: A Report From the American Heart Association. In Circulation (Vol. 143). https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000000950

WHO. (2021). Cardiovascular diseases (CVDs). Retrieved July 22, 2022, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)#:~:text=Key facts,to he




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/jiki.v6i2.7624

Article Metrics

Abstract - 1475 Umara et al.PDF - 1142

DOI (Umara et al.PDF): http://dx.doi.org/10.31000/jiki.v6i2.7624.g4198

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 annisaa fitrah umara

JIKI: Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. © All rights reserved 2017.

View My Stats




Office : Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I/ 33, Cikokol Kota Tangerang Provinsi Banten Indonesia 15118