Analisis Facies dan Petrofisika pada Zona Prospek Hidrokarbon Pada Lapangan “U”, Formasi Talang Akar, Cekungan Sumatera
Abstract
Penelitian dilakukan di Cekungan Sumatera Selatan, berfokus pada Formasi Talang Akar sebagai salah satu formasi penghasil minyak dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi fasies dan mengevaluasi kualitas reservoar pada tiga zona prospek hidrokarbon di Formasi Talang Akar. Metode analisis mencakup sedimentologi rinci untuk penentuan fasies serta analisis petrofisika berdasarkan data well log. Data tambahan melalui deskripsi cutting, biostratigrafi, dan core diintegrasikan untuk validasi. Hasil menunjukkan Formasi Talang Akar mengalami pengendapan di lingkungan delta dengan topografi rendah pada Oligosen Akhir. Pada tiga zona prospek hidrokarbon, OR3 memiliki fasies prodelta dengan dominasi butir halus seperti batulempung dan batulanau. Nilai petrofisika pada OR3 mencakup porositas 0.38 – 2.2%, permeabilitas 0.04 – 3.12 mD, dan saturasi air 2.5 – 9.6%, mengindikasikan kualitas zona ini sebagai reservoar kurang baik. Zona prospek hidrokarbon OR6, dengan fasies distributary mouth bar, memiliki karakteristik berbentuk channel dan butiran dominan pasir. Nilai petrofisika pada OR6 mencakup porositas 0.07 – 3.5%, permeabilitas 0.008 – 752 mD, dan saturasi air 2.1 – 9.3%, mengindikasikan kualitas zona ini sebagai reservoar yang cukup baik. Sementara itu, zona prospek hidrokarbon OR8 menunjukkan fasies prodelta shale, memiliki porositas antara 0,13 – 3,1%, permeabilitas batuan antara 0,2 – 4430 mD, dan saturasi air antara 1,84 – 8,6%, menunjukkan kualitas reservoar yang baik. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan, fasies pengendapan dapat berpengaruh terhadap kualitas reservoar hidrokarbon. Hal ini dikarenakan, fasies terbentuk dengan proses sedimentasi unik sesuai dengan tempat lingkungan pengendapannya.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Blake, A. 1989. Comparison of the efficiency of deterministic and stochastic algorithms for visual reconstruction. IEEE transactions on pattern analysis and machine intelligence, 11(1), 2-12.
Bishop, M. G. 2001. South sumatra basin province, indonesia: the lahat/talang akar-cenozoic total petroleum system. Denver, Colorado, USA: US Geological Survey.
Ginger, David, Kevin Fielding. 2005. “The Petroleum System and Future Potential of The South Sumatera Basin”, IPA, 30th Annual Convention Proceeding, 2005. Indonesia
Dewi, I. P. 2014. Interpretasi Lingkungan Pengendapan Formasi Talang Akar Berdasarkan Data Cutting dan Wireline Log pada Lapangan X Cekungan Sumatera Selatan (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
Kamal, A., Argakoesoemah, R. M. I., Solichin. 2008. “A Proposed Basin Scale Lithostratigraphy For South Sumatra Basin”, Indonesian Association of Geologists, Paper Presented At The Sumatra Stratigraphy Workshop, Duri-Riau Province.
Pertamina, 2015 “Internal Report On Laboratory Test OGN Field”, Tidak di publikasikan.
Pertamina, 2013, dalam “Report On Lemigas Laboratory Test Core Analysis Result” Tidak dipublikasikan.
DOI: http://dx.doi.org/10.31000/jt.v13i2.10819
Article Metrics
Abstract - 738 PDF - 943Refbacks
- There are currently no refbacks.
License URL: https://scholar.google.co.id/citations?user=RJRfBN0AAAAJ&hl=id&authuser=2