ANALISIS KOORDINASI SISTEM PROTEKSI MENGGUNAKAN SOFTWARE ETAP UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN JARINGAN DISTRIBUSI LISTRIK 20 KV PADA PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI BIDANG PENGOLAHAN MAKANAN
DOI:
https://doi.org/10.31000/jte.v7i2.9808Keywords:
Keandalan, Overcurrent Relay, Jaringan Distribusi, software ETAPAbstract
Terjadinya gangguan simetri dan asimetri sehingga mengakibatkan koordinasi proteksi yang terpasang pada instalasi kurang berjalan dengan baik. Dari kegagalan koordinasi proteksi menyebabkan black out pada jaringan distribusi yang berimbas pada kelancaran produksi dimana membutuhkan waktu yang cukup lama untuk kembali ke keadaan normal, hal tersebut mengakibatkan kerugian pada perusahaan tersebut. Penulis menggunakan jenis metode penelitian kualitatif yaitu untuk mendeskripsikan suatu pengumpulan data dan analisis data non-numerik, seperti teks, wawancara, observasi, atau dokumen di lapangan sebagai bahan kajian lebih lanjut untuk menemukan kekurangan serta kelemahan sistem proteksi yang dapat ditemukan upaya penyempurnaannya. Setelah melakukan setting ulang pada proteksi OCR dan melakukan simulasi koordinasi proteksi sistem ideal dapat di simpulkan jika sistem ideal sudah terkoordinasi dengan baik. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil simulasi ETAP. Pada simulasi ETAP, urutan koordinasi proteksi sudah berjalan dengan baik dan proteksi bekerja dengan urutan yang benar. Keuntungan koordinasi proteksi yang baik adalah jika terjadi gangguan pada satu jaringan distribusi, tidak mengganggu proses produksi di jaringan distribusi yang lain sehingga gangguan hanya bersifat lokal. Sehingga jaringan yang tidak tekena gangguan bisa tetap beroperasi dan tidak mengganggu proses produksi pada sub jaringan. Kesimpulan dari hasil plot koordinasi proteksi terpasang pada jaringan distribusi menggunakan software ETAP dapat diketahui bahwa banyak proteksi OCR yang terjadi kesalahan antara OCR utama dan OCR distribusi, misalnya jika terjadi gangguan pada distribusi candy, distribusi biscuit dan wafer urutan proteksi yang aktif adalah CB A1, LBS A3, CB A2 atau CB A3 kurang peka dalam mendeteksi gangguan. setting ulang proteksi OCR pada jaringan distribusi dapat didasarkan dari arus gangguan. Arus gangguan beban lebih digunakan untuk setting high set pada proteksi OCR dan arus gangguan hubung singkat digunakan untuk setting standar inverse time pada proteksi OCR. Dengan setting ulang OCR pada jaringan distribusi, keandalan koordinasi proteksi dan selektifitas proteksi menjadi lebih baik dibandingkan kondisi awal.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The conditions that must be fulfilled by the author are as follows:- The author retains copyright and grants the journal the right of first publication of the manuscript simultaneously with the license below Creative Commons Attribution License which allows others to share the work with a statement of authorship of the work and initial publication in this journal.
- Authors may enter into separate additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of rich versions of journal publications (e.g. posting them to an institutional repository or publishing them in a book), with acknowledgment of their initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g. in institutional repositories or on their websites) before and during the submission process, as this can lead to productive exchange, as can earlier and greater citations of the published work. (cek Open Access Effects).