PENINGKATAN BERPIKIR INTUISI DAN PENALARAN MATEMATIS MELALUI PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS OPEN-ENDED
DOI:
https://doi.org/10.31000/prima.v2i2.760Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan kemampuan berpikir intuisi, dan penalaran matematis peserta didik yang mendapat pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended dan pembelajaran biasa. Peningkatan ditinjau secara keseluruhan dan berdasarkan kemampuan awal matematis (KAM tinggi, sedang, dan rendah). Metode penelitian menggunakan rancangan non-equivalent pre-test and post-test control-group design. Subjek penelitian melibatkan 156 peserta didik kelas 7 Madrasah Tsanawiyah di Bekasi, terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol dipilih secara purposive. Instrumen penelitian menggunakan soal bentuk uraian untuk mengukur kemampuan intuisi dan penalaran matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Secara keseluruhan dan KAM, peningkatan kemampuan berpikir intuisi matematis peserta didik yang mendapat pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended lebih baik dari pembelajaran biasa. (2) Peningkatan kemampuan penalaran matematis pada KAM tinggi dan rendah, lebih baik pada kelas pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended dibandingkan kelas pembelajaran biasa. Namun secara keseluruhan dan KAM sedang, kelas pembelajaran Inquiry Berbasis Open-ended tidak lebih baik dibandingkan kelas pembelajaran biasa.
Kata Kunci: Intuisi, Penalaran, Inquiry Berbasis Open-ended.
References
Abidin, Y. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: Refika Aditama.
Arikunto, S. (2013). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Ed.2 Cet.2. Jakarta: Bumi Aksara.
Babai, R. Brecher, T. Stavy, R. & Tirosh, D. (2006). Intuitive interference in probabilistic reasoning. International Journal of Science and Mathematics Education, 4, 627-639. Taiwan: Kluwer Academic Publishers.
Baroody, A.J. (1993). Problem Solving, Reasoning, and Communicating, K-8, Helping Children Think Mathematically. New York: Macmillan Publishing Company.
Ben-Zeev, T. & Star, J. (2002). Intuitive Mathematics: Theoretical and Educational Implications, on September 10, 2015, from http://isites.harvard.edu/fs/docs/icb.topic654912.files/intuition.pdf.
Dahlan, J.A. (2011). Analisis Kurikulum Matematika. Jakarta: UT.
Depdiknas. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Fischbein, E. (1993). The interaction between the formal, the algorithmic and the intuitive components in mathematical activity. In R. Biehler, R. W. Scholz, R. Straser, & B. Winkelmann (Eds.), Didactics of Mathematics as a Scientific Discipline, 231-245. USA: Kluwer Academic Publishers.
__________. (1987). Intuition in Science and Mathematics. Israel: School of Education Tel Aviv University.
Hirza, B., Yaya Sukjaya, K., Darhim. (2014). Improving intuition skill with RME. IndoMS Journal on Mathematics Education, 5 (1), 127-34. Bandung: IndoMS.
Henden, G. (2004). Intuition and its Role in Strategic Thinking. Sandvika: BI Norwegian School of Management.
Ivinson, Gabrielle & Bruce, T. (2002). Understanding and teaching the intuitive mind: Student and teacher learner. British Journal of Educational Psychology,). 72, 614-627. England.
NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. [Online]:
https://www.nctm.org/uploadedFiles/Standards_and_Positions/PSSM_Exe-cutiveSummary.pdf. [6 September 2017].
Permana, Y., & Sumarmo, U. (2007). Mengembangkan kemampuan penalaran dan koneksi matematik siswa SMA melalui pembelajaran berbasis masalah. Educationist,1 (2), 116-123. Bandung: UPI Press. ISSN: 1907-8838.
Pratiwi, L., Sarwi, & Handayani, L. (2012). Efektivitas model pembelajaran eksperimen ekspositori terbimbing berbantuan my own dictionary untuk meningkatkan penguasaan konsep dan unjuk kerja siswa SMP RSBI. Unnes Science Education Journal (hlm. 86-95). 1 (2). Semarang: UNNES Press. ISSN: 2252-6617.
Purnamasari, Y. (2014). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) terhadap kemandirian belajar dan peningkatan kemampuan penalaran dan koneksi matematik peserta didik SMPN 1 kota Tasikmalaya. Jurnal Pendidikan dan Keguruan UT, 1 (1), artikel 2. Jakarta: UT Press.
Purwaningrum, J.P. (2016). Pengembangan kemampuan berpikir kreatif matematis melalui discovery learning. Pasundan Journal of Mathematics Education. 6 (2), 102-114. ISSN: 2089-2055.
Riyanto, B. (2011). Meningkatkan kemampuan penalaran dan prestasi matematika dengan pendekatan konstruktivisme pada siswa sekolah menengah atas. E-Jurnal Pendidikan Matematika Unsri,5 (2), 111-127. Palembang: Unsri Press.
Rohana, (2015). Meningkatkan karakter mahasiswa calon guru melalui pembelajaran reflektif. Jurnal Pendidikan Matematika UNPAS “SYMMETRYâ€, 4 (1), 571-582. Bandung: UNPAS Press.
Ruseffendi. E.T. (2006). Pengantar Kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya Dalam Pengajaran Matematika untuk Meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito.
Sanjaya, W., (2013). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan Cetakan ke-10. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Sari, I.P., Yenni, Aji R., (2017). Pengaruh pendekatan pembelajaran contextual teaching and learning (ctl) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa SMP 1. Prima: Jurnal Pendidikan Matematika 1 (1), 19-32. Tangerang: UMT. P-ISSN: 2579-9827, E-ISSN: 2580-2216.
Soedjadi, R., (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.
Sumarmo, U., (2014). Kumpulan Makalah: Berpikir dan Disposisi Matematika serta Pembelajarannya. Bandung: FMIPA UPI.
Turmudi, (2009). Landasan Filosofis dan Teoritis: Taktik dan Strategis Pembelajaran Matematika. Jakarta: Leuser Cita Pustaka.
Usodo, B., (2012). Karakteristik intuisi siswa SMA dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari kemampuan matematika dan perbedaan gender. AKSIOMA, 01 (01), Maret 2012. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.
_________, (2007). Peran Intuisi dalam Pemecahan Masalah. Makalah disampaikan pada Konferensi Nasional Pendidikan Matematika (KNPM) II di UPI Bandung pada tanggal 25-27 Agustus 2007.
Wahyudin, Sutikno & Isa, A., (2010). Keefektifan pembelajaran berbantuan multimedia menggunakan metode ekspositori terbimbing untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia6, 58-62. ISSN: 1693-1246.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with Prima: Jurnal Pendidikan Matematika agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Prima: Jurnal Pendidikan Matematika right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).