KEMAMPUAN PEMBUKTIAN MATEMATIKA BERDASARKAN GENDER DAN GAYA BELAJAR
DOI:
https://doi.org/10.31000/prima.v4i2.2617Kata Kunci:
Pembuktian matematika, Gender, Gaya belajarAbstrak
Gender dan gaya belajar memiliki peran dalam belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adakah perbedaan kemampuan pembuktian matematika berdasarkan gender dan gaya belajar. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif dengan rancangan faktorial yang dilaksanakan di salah satu perguruan tinggi di Bali dengan subjek penelitian mahasiswa semester VII sebanyak dua kelas yang terdiri dari 33 mahasiswa. Pengumpulan data gender dan gaya belajar menggunakan angket, sedangkan data kemampuan pembuktian menggunakan tes pembuktian dalam mata kuliah analisis riil. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANAVA dua arah. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan pembuktian di antara mahasiswa perempuan dan laki-laki serta perempuan memperoleh hasil yang lebih baik. Sedangkan berdasarkan gaya belajar, secara umum menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan pembuktian di antara gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Uji lanjut menunjukkan perbedaan yang signifikan terjadi antara gaya belajar visual dan kinestetik. Hasil analisis juga menunjukkan tidak terjadi interaksi antara gender dan gaya belajar dalam mempengaruhi kemampuan pembuktian matematika mahasiswa.Referensi
Darmawan, P. (2017). Berpikir analitik mahasiswa dalam mengonstruksi bukti secara sintaksis. Jurnal Pendidikan Matematika, 2(2), 154-165. Diakses dari http://riset.unisma.ac.id/index.php/jpm/article/view/196/238
Chusna, D. S. (2015). Proses berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah pembuktian ditinjau dari perbedaan gender. Universitas Sebelas Maret. Diakses dari https://eprints.uns.ac.id
Erawati, N.K. (2019). Mathematics learning outcomes based on gender in the inquiry learning model. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 394, 264-269. Atlantis Press. From https://www.atlantis-press.com/proceedings/icirad-19
Erawati, N.K & Putri, N.W.S. (2019). Analisis kemampuan komunikasi matematis mahasiswa dalam penyelesaian masalah ditinjau dari gaya belajar. Prosiding Senama PGRI, 1, 50-59. Diakses dari https://ojs.ikippgribali.ac.id/index.php/senama
Karim, A. (2014). Pengaruh gaya belajar dan sikap siswa pada pelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kritis matematika. Jurnal Formatif, 4(3), 188-195. Diakses dari https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Formatif/article/view/154/148
Kusumawati, R & Nayazik, A. (2017). Kecemasan matematika siswa sma berdasarkan gender. Journal of Medives, 1, 92-99. Diakses dari
http://e-journal.ivet.ac.id/index.php/matematika/article
Leder, G.C. (2019). Gender and mathematics education: an overview. In G. Kaiser, & N. Presmeg (Eds.), Compendium for Early Career Researchers in Mathematics Education (1st ed., pp. 289-308). (ICME-13 Monographs). From https://link.springer.com/chapter/10.1007/978-3-030-15636-7_13
Lesseig, K. (2016). Investigating mathematical knowledge for teaching proof in professional development. International Journal of Research in Education and Science (IJRES), 2(2), 253-270. From https://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1105101.pdf
Mujib, A. (2019). Kesulitan mahasiswa dalam pembuktian matematis: Problem matematika diskrit. Jurnal Math Education Nusantara. 2(1), 51-57. Available online at https://jurnal.pascaumnaw.ac.id/index.php/JMN
MZ, Z.A. (2013). Perspektif Gender dalam Pembelajaran Matematika. Marwah: Jurnal Perempuan, Agama Dan Gender, 12(1), 15-31. Diakses dari http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/marwah/article/view/511
Papilaya, J.O. & Huliselan, N. (2016). Identifikasi gaya belajar mahasiswa. Jurnal Psikologi Undip, 15(1). Diakses dari
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/psikologi/article/view/12992
Rahayuningsih, S. & Feriyanto. (2018). Analisis Proses Berpikir Mahasiswa dalam Memecahkan Masalah Grup Ditinjau dari Gender. Jurnal Pendidikan, 3, 1672-1681. Diakses dari http://journal.um.ac.id/index.php/jptpp/article/view/12568
Sari, A.K. (2014). Analisis karakteristik gaya belajar vak (visual, auditorial, kinestetik) mahasiswa pendidikan informatika angkatan 2014. Jurnal Ilmiah Edutic, 1(1), 1-12. Diakses dari https://journal.trunojoyo.ac.id/edutic/article/view/395
Suryana, A. (2015). Analisis kemampuan membaca bukti matematis pada mata kuliah statistika matematika. Infinity Journal, 4(1), 84-95. Diakses dari http://e-journal.stkipsiliwangi.ac.id/index.php/infinity/article/view/74
Widyawati, S. (2016). Pengaruh gaya belajar terhadap prestasi belajar mahasiswa program studi pendidikan matematika (IAIM NU) Metro. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 107-114. Diakses dari http://103.88.229.8/index.php/al-jabar/article/view/135/125
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Prima: Jurnal Pendidikan Matematika agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Prima: Jurnal Pendidikan Matematika right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).