ANALYSIS OF THE NEED FOR RENEWAL OF MATHEMATICS TEACHING MATERIALS IN VOCATIONAL HIGH SCHOOL
DOI:
https://doi.org/10.31000/prima.v6i2.6180Kata Kunci:
Keywords, Teaching Materials, Novelty, Vocational High School.Abstrak
Teaching materials are an important in the implementation of education. Teaching materials have to the needs and attract students' interest in learning. Teaching materials must also be able to assist teachers in delivering subject matter. From the results of observations of teaching materials in vocational students, researchers found data that the delivery of materials in teaching materials was quite monotonous. The presentation of this monotonous material does not attract students' interest in using teaching materials. This research is a descriptive qualitative research. The place of this research is a vocational high school (SMK) State 3 Metro, Lampung Province. The research subjects used were 8 students and 3 mathematics teachers at SMKN 3 Metro. The research instrument used was a questionnaire sheet and an interview guide. The data analysis technique uses the Miles and Huberman stages, namely: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Based on result and discussion show that materials teaching mathematics for vocational students are needed novelty of: 1) systematic preparation, 2) materials adapted to the characteristics of vocational students, 3) presentation of teaching materials adapted to technological developments, 4) use of technology to attract students' interest, 5) the form of teaching materials that are more practical and easy to use.
Â
Abstrak
Bahan ajar merupakan bagian penting dalam pelaksanaan Pendidikan. Bahan ajar yang baik harus bisa memenuhi kebutuhan dan menarik minat peserta didik dalam belajar. Bahan ajar juga harus dapat membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Dari hasil observasi bahan ajar pada siswa SMK, peneliti menemukan data bahwa penyampaian materi pada bahan ajar cukup monoton. Penyajian materi yang monoton ini kurang menarik minat siswa dalam menggunakan bahan ajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Tempat penelitian ini adalah sekolah menengah kejuruan (SMK) Negeri 3 Metro Provinsi Lampung. Subyek penelitian yang digunakan adalah 8 orang siswa dan 3 orang guru matematika SMKN 3 Metro. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar angket dan pedoman wawancara. Teknik analisis data menggunakan tahapan Miles dan Huberman yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa diperlukan pembaruan bahan ajar matematika siswa SMK berupa : 1) sistematika penyusunan berbeda, 2) materi yang disesuaikan dengan karakteristik siswa SMK, 3) penyajian bahan ajar yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi, 4) penggunaan teknologi untuk menarik minat siswa, 5) bentuk bahan ajar yang lebih praktis dan mudah digunakan.
Referensi
Arsanti, M. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Penulisan Kreatif Bermuatan Nila-Nilai Pendidikan Karakter Religius Bagi Mahasiswa Prodi PBSI, FKIP, UNISSULA. Jurnal Kredo, 1(2), 71 - 90.
Hernandes, V. I. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Menggunakan Komputer Pada Materi Kesebangunan di Kelas IX. Jurnal Pendidikan Matematika STKIP Garut, 4(3), 281 - 292. Fonte: e-mosharafa.org
I Wayan Sumandya, I. W. (2022). Reconstruction of Vocational-Based Mathematics Teaching Materials Using a Smartphone. Journal of Education Technology, 6(1), 133 - 139. doi:https://dx.doi.org/10.23887/jet.v6i1.4
Ina Magdalena, T. S. (2020). Analisis Bahan Ajar. Nusantara : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(2), 311 - 326. Fonte: https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/nusantara
Ismu Fatikhah, N. I. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran. EduMa, 4(2), 46 - 61.
Lestari, I. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Dengan Memanfaatkan Geogebra Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep. GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika , 1(1).
Mardianto, d. (2021). Penyusunan Bahan Ajar Matematika Bagi Siswa Kelas IV SD Negeri 003 Bukit Bestari. National Conference for Community Service Project (NaCosPro), 3, pp. 461 - 468. Bengkulu. Fonte: http://journal.uib.ac.id/index.php/nacospro
Oktaviani, D. (2020). Penerapan Bahan Ajar Berbasis Realistic Mathematic Education (RME). Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika), 4, 8 - 12.
Rahma Yuliastuti, J. S. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Matematika Terapan pada Materi Matriks. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2270 - 2284.
Saluky, M. (2016). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis WEB. EduMa, 5(1), 80 - 90.
Susanti, Y. (Oktober de 2020). Pembelajaran Matematika Dengan Menggunakan Media Berhitung di Sekolah Dasar Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa. EDISI : Jurnal Edukasi dan Sains, 2(3), 435 - 448 . Fonte: https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/edisi
Yayuk, E. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Pembelajaran Matematika Untuk Mahasiswa PGSD Semester 6 . Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(2), 171-182.
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Prima: Jurnal Pendidikan Matematika agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Prima: Jurnal Pendidikan Matematika right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).