Politik Pengelolaan Sampah (Studi Tentang Implementasi Kemitraan Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru)

Zulfa Harirah MS, H. Isril, Rury Febrina

Abstract


The partnership in waste management carried out by the Pekanbaru City Government is not without reason. The issue of waste has become a frightening specter that if it is not immediately managed properly it will increasingly reach a tipping point. However, it must be recognized that the Regional Government is faced with limitations in managing waste, thus establishing partnerships with the private sector. This research is here to see to what extent the shared authority covers limitations through the perspective of policy implementation. The problem will be dissected through David C. Korten’s policy implementation theory. Various data obtained from the case study method are then developed with theory in order to obtain a comprehensive conclusion. The results showed three important things. First, the compatibility between the program and the beneficiaries. The reality in the field shows that some of the programs that have been designed and outlined by law are already very comprehensive. Second, the compatibility between the program and the implementing organization. This point examines the compatibility between ideas and plans that have been prepared by the government and the capabilities of the implementing organization. PT. Samhana Indah as the implementer of waste management in the zone I zone is a financially well-established company, has an adequate transportation fleet, and is experienced in work management. Third, the compatibility between the user groups and the implementing organization. The private sector has done the work according to work standards and brought benefits to the surrounding community.

 

Kemitraan dalam pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru bukan tanpa alasan. Persoalan sampah telah menjadi momok menakutkan yang jika tidak segera dikelola dengan baik maka akan semakin menuju titik kritis. Namun harus diakui bahwa Pemerintah Daerah dihadapkan pada keterbatasan dalam mengelola sampah, sehingga menjalin kemitraan dengan pihak swasta. Penelitian ini hadir untuk melihat sejauh mana wewenang yang dibagi itu menutupi keterbatasan melalui sudut pandang implementasi kebijakan. Permasalahan akan dibedah melalui teori implementasi kebijakan David C. Korten. Berbagai data yang diperoleh dari metode studi kasus kemudian dikembangkan dengan teori guna memperoleh suatu kesimpulan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal penting. Pertama, kesesuaian antara program dan penerima manfaat. Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa beberapa program yang telah dirancang dan dituangkan melalui undang-undang sudah sangat komprehensif. Kedua, kesesuaian antara program dengan organisasi pelaksana. Poin ini menguji kesesuaian antara ide dan rencana yang telah disusun oleh pemerintah dengan kemampuan organisasi pelaksana. PT. Samhana Indah selaku pelaksana pengelolaan sampah di wilayah zona I merupakan perusahaan mapan secara finansial, memiliki armada pengangkutan yang memadai, serta berpengalaman dalam hal manajemen kerja. Ketiga, kesesuaian antara kelompok pemanfaat dengan organisasi pelaksana. Pihak swasta telah melakukan pekerjaan sesuai dengan standar kerja dan membawa manfaat kepada masyarakat sekitar.


Keywords


Partnership; Implementation; Policy, Trash

Full Text:

PDF

References


Akib, H. (2010). Implementasi Kebijakan: Apa, Mengapa, dan Bagaimana. Jurnal Administrasi Publik Vol 1 No 1, 1-2.

Allu, I. R., Adeyemi, O. E., & Adebayo, A. (2014). Municipal Household Solid Waste Collection Strategies in an African Megacity: Analysis of Public Private Partnership Performance in

Lagos. Waste Management & Research 32 (9), 67-78.

Artiningsih, A. (2008). Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (Studi Kasus di Sampangan dan Jomblang, Kota Semarang). Tesis Magister Ilmu Lingkungan UNDIP.

Asteria, D., & Heruman, H. (2016). Bank Sampah sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Tasikmalaya. Jurnal Manusia dan Lingkungan 23 (1), 136-141.

Basuki, A., & Shofwan. (2006). Penguatan Pemerintah Desa Berbasisi Good Governance. Malang: Sekretariat Penguatan Otonomi Desa (SPOD) FEUB.

Birklan, T. (2001). As Introduction to Policy Process. Armonk NY: M.E Sharpe Inc.

Donahue, J., & Zeckauser, R. J. (2015). Kolaborasi Publik-Swasta. Dalam M. Moran, & dkk, Handbook Kebijakan Publik (hal. 634-636). Bandung: Nusa Media.

Dwiyanto, B. M. (2011). Model Peningkatan Partisipasi Masyarakat dan Penguatan Sinergi dalam Pengelolaan Sampah Perkotaan. Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 12 No 2, 239-256.

Febrina, R., & Harirah, Z. (2018). Kemitraan Pemerintah dan Swasta dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah di Kota Pekanbaru. Nakhoda: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 17 (29), 60-72.

Firmansyah, A., Fatimah, W. N., & Mubarokah, U. (2016). Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil PPM IPB (hal. 184-197). Bandung: IPB.

Fitriasari, F., & Nurjannah, D. (2017). Analisis Pengaruh Bank Sampah Malang (BSM) terhadap Pendapatan Masyarakat Kota Malang. Business Management Journal 12 (1).

Hartono, E. (2006). Peningkatan Pelayanan Pengelolaan Sampah di Kota Brebes melalui Peningkatan Kemampuan Pembiayaan. Tesis Program Perencanaan Koda dan Daerah.

Heywood, A. (2014). Politik (Edisi Keempat). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kurnia, M., & Khikmah, S. N. (2015). Evaluasi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. The 2nd University Research Coloquium 2015, (hal. 217-225). Magelang.

Madinah, N. (2016). Solid Waste ManagementSystem : Public Private Partnership, The Best System for Developing Countries. International Journal of Engineering Research and Application 6, 57-67.

Marconsin, A. F., & Rosa, D. D. (2013). A Comparison of Two Models for Dealing with Urban Solid Waste: Management by Contract and Management by Public-Private Partnership. Resource, Conservation and Recycling 74, 115-123.

Marshal, R. E., & Farahbakhsh, K. (2013). System Approaches to Integrated Solid Waste Management in Developing Countries. Waste Management 33 (4), 988-1003.

Melyanti, I. M. (2014). Pola Kemitraan Pemerintah, Civil Society dan Swasta dalam Program Bank Sampah di Pasar Baru Kota Probolinggo. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik Vol 2 No 1.

Meter, V., & Horn, C. V. (1975). The Policy Implementation Process: A Conceptual Framework Administration and Society. London: Sage.

Mulasari, S. A., Husodo, A. H., & Muhadjir, N. (2016). Analisis Situasi Permasalahan Sampah Kota Yogyakarta dan Kebijakan Penanggulangannya. Kemas: Jurnal Kesehatan Masyarakat 11(2), 259-269.

Nahruddin, Z. (2016). Kemitraan Publik-Privat dalam Pengelolaan Sampah di TPA Tamangapa Kota Makasar. Government: Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol 9 No 1, 11-20.

Patimah, S. (2013). Kemitraan Kolaborasi Pemerintah Daerah Sarbagita (Denpasar, Bandung, Tabanan) dengan Pihak Swasta PT Noei dalam Pengelolaan Sampah di Wilayah Sarbagita. Jurnal Fisip Udayana.

Puspitawati, Y., & Rahdriawan, M. (2012). Kajian Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat dengan Konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di Kelurahan Larangan Kota Cirebon. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota Vol 8 No 4, 350.

Said Fadhil, d. (2008). Pola Kemitraan antara Pemerintah Kota dan Swasta dalam Pembangunan Daerah di Kalimantan. Samarinda: LAN Samarinda.

Said, L. O., & dkk. (2015). Implementasi Kebijakan Pengelolaan Persampahan Kota BauBau. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 4 No 1, 53.

Sari, P. N. (2017). Analisis Pengelolaan Sampah Padat di Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas 10 (2), 157-165.

Setyawati, D. A., & Purnaweni, H. (2018). Implementasi Kebijakan Kerjasama Pemerintah dengan Swasta (Public Private Partnership) dalam Pengelolaan Sampah di TPA Jatibarang. Jourmal of Public Policy and Management Vol 7 (4), 227-237.

Spoann, V., Fujiwara, T., Seng, B., Lay, C., & Yim, M. (2019). Assesment of Public Private Partnership in Municipal Solid Waste Management in Pnom Penh, Cambodia. Sustainability 11 (5), 1228.

Sulistiyorini, N. R., Darwis, R. S., & Gutama, A. S. (2015). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah di Lingkungan Margaluyu Kelurahan Cicurug. Share: Social Work Journal 5 (1).

Sulistyani, A. T., & Wulandari, Y. (2017). Proses Pemberdayaan Masyarakat Desa Sitimulyo Kecamatan Piyungan Kabupaten Bantul dalam Pembentukan Kelompok Pengelola Sampah Mandiri (KPSM). IndonesianJournal of Community Engagement 2 (2), 146-162.

Tarigan, Antonius, & Haedar. (2008). Artikulasi Konsep Implementasi Kebijakan: Perspektif, Model dan Kriteria Pengukurannya. Jurnal Baca Vol 1 No 1.

Tjiptoherijanto, P., & Manurung, M. (2010). Paradigma Administrasi Publik dan Perkembangannya . Jakarta: UI Press.

Yandra, A., & Utami, B. C. (2018). Anomaly Kepentingan Elit dalam Kebijakan Public Private Partnership di Kota Pekanbaru. Journal Unilak.

Yeboah Assiamah, E., Asamoah, K., & Kyeremeh, T. A. (2017). Decades of Public Private Partnership in Solid Waste Management. Management of Environmental Quality: An International Journal.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/jgcs.v4i1.2355

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




View JGCS Stats