ANALISIS DAMPAK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA TERHADAP PERILAKU INTOLERANSI PELAJAR (GEN Z IDENTITY CRISIS)

Authors

  • Yohamintin Yohamintin Universitas Bhayangkara Jakarta Raya image/svg+xml
  • Gianluigi Maulana Dhielfitri
  • Gianluigi Maulana Dhielfitri
  • Anastya Basyith Ad Dauwi
  • Anastya Basyith Ad Dauwi
  • Argya Satyadini Mangku Praja
  • Argya Satyadini Mangku Praja
  • Inez Nila Kirana
  • Inez Nila Kirana

DOI:

https://doi.org/10.31000/ijoee.v7i1.11931

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak penguatan profil pelajar Pancasila terhadap perilaku intoleransi pada generasi Z. Kenaikan globalisasi dan kemajuan teknologi telah menyebabkan perubahan signifikan pada nilai-nilai dan keyakinan masyarakat muda, yang mengakibatkan krisis identitas. Krisis identitas ini ditandai oleh kekurangan kesadaran nasionalisme dan preferensi budaya asing atas warisan budaya nasional serta kurangnya kesadaran diri untuk menghargai dan mencintai diri sendiri karena terbawanya arus era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode  penelitian kualitatif dengan metode kajian literatur Metode kualitatif digunakan untuk mengumpulkan data yang berupa kata-kata, gambar, atau perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda sedang dalam tahap kritis identitas nasional, dengan banyak siswa menunjukkan kekurangan pemahaman terhadap prinsip-prinsip dan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa pengaruh globalisasi dan teknologi telah berkontribusi pada degradasi identitas nasional pada generasi Z. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan profil pelajar Pancasila dapat membantu mengurangi perilaku intoleransi dengan meningkatkan kesadaran nasionalisme dan kebanggaan budaya. Penelitian ini merekomendasikan bahwa lembaga pendidikan harus mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulumnya untuk meningkatkan kesadaran nasionalisme dan warisan budaya nasional di kalangan masyarakat muda.

 

  Kata kunci :Krisis identitas, Remaja, Pancasila

References

Andre, Joy. 2022. “Sekitar 3.000 Remaja Di Kota Bekasi Tergabung Dalam Geng Yang Kerap Tawuran Dan Balap Liar.†Kompas.com. https://megapolitan.kompas.com/read/2022/08/16/20053151/sekitar-3000-remaja-di-kota-bekasi-tergabung-dalam-geng-yang-kerap.

Dewantari, Tiara. 2023. “No Title.†BrainAcademy.id. https://www.brainacademy.id/blog/karakteristik-generasi-boomers-x-y-z-alpha.

Evianah, Ninik. 2023. “Pentingnya Sekolah Ramah Anak Sebagai Bentuk Pemenuhan Dan Perlindungan Anak.†Jurnal Pendidikan dan Konseling 5(1): 1707–15.

Hidayah Nur, Huriati. 2016. “Krisis Identitas Diri Pada Remaja ‘Identity Crisis of Adolescences.’†Sulesana Volume 10: 49–62.

Inayah, Muhti Nur, Adi Yusuf, and Khotibul Umam. 2021. “Krisis Identitas Dalam Perkembangan Psikososial Pelaku Klitih Di Yogyakarta Identity Crisis in the Psychosocial Development of Klitih Actors in Yogyakarta.†Jurnal PKS 20(3): 245–56. https://ejournal.kemensos.go.id/index.php/jpks/article/download/2707/1542/12054.

Muhtarom, Iqbal. 2023. “Ada 323 Kasus Kenakalan Remaja Di Jakarta Selatan Sepanjang 2022.†tempo.co. https://metro.tempo.co/read/1693136/ada-323-kasus-kenakalan-remaja-di-jakarta-selatan-sepanjang-2022-ini-10-lokasi-rawan-tawuran.

Purnawanto, Ahmad Teguh. 2022. “Implementasi Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka.†Jurnal Ilmiah Pedagogy 21(1): 78.

Ratnasari, Dine Trio et al. 2024. “Analisis Faktor Minat Baca Siswa Pada Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (Ips) Kelas Iv C Sdn 1 Rangkasbitung Timur.†Indonesian Journal of Elementary Education (IJOEE) 5(2): 71.

Santika dkk. 2022. “Urgensi Nilai Pancasila Terhadap Pembentukan Karakter Pelajar Sebagai Upaya Pencegahan Degradasi Moral Di Era Globalisasi.†Jurnal Kewarganegaraan 6(1): 2134–40.

Sugiyono. 2020. “Metodologi Penelitian.†4: 1–5.

Syafitri, Aryani, and Dinie Anggraeni. 2021. “Rhizome : Jurnal Kajian Ilmu Ilmu Humaniora Reaktualisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Penemuan Jati Diri Bangsa Di.†1(6): 1–8.

Wardah, Fathiyah. 2023. “Setara Institute: Jumlah Pelajar Yang Intoleran Aktif Meningkat, 83% Nilai Pancasila Bisa Diganti.†voaindonesia.com. https://www.voaindonesia.com/amp/setara-institute-jumlah-pelajar-yang-intoleran-aktif-meningkat-56-setuju-syariat-islam/7097499.html.

Wilfan1, Zainal Arifin2. 2024. “Kata Kunci : Implementasi, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Faktor Penghambat.†4(1): 128–36.

Downloads

Published

2025-07-31