Efektivitas Dakwah melalui Instagram
DOI:
https://doi.org/10.31000/nyimak.v4i1.2326Abstract
Para pendakwah saat ini banyak memanfaatkan media sosial untuk berdakwah. Akun Instagram Pemuda Hijrah merupakan salah satu akun dakwah di Instagram yang memuat video dakwah, menayangkan kajian keislaman dengan tema perbaikan diri dan mengajak anak muda untuk hijrah. Penelitian ini menggunakan teori pembelajaran sosial untuk mengetahui bagaimana efektivitas akun Instagram Pemuda Hijrah sebagai media dakwah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif eksplanatif melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan terhadap tujuh follower pada akun Pemuda Hijrah, serta dengan menonton video akun Instagram Pemuda Hijrah minimal tiga kali dalam satu minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah menggunakan video yang disebarkan melalui akun Pemuda Hijrah tergolong efektif untuk meningkatkan pemahaman agama, memberi motivasi, dan mendorong perubahan perilaku informan menjadi lebih religius.
Kata kunci: Dakwah, Instagram, Pemuda Hijrah, video
Â
ABSTRACT
Nowadays, Islamic clerks make use of social media to propagate Islamic teachings. The Instagram account of Pemuda Hijrah is one of the Instagram accounts that contain videos promoting Islamic teachings on self- improvement and inviting young people to convert to Islamic practices. Using social learning theory, this study aims to learn the effectiveness of the Instagram account of Pemuda Hijrah as a preaching channel. This study employed an explanatory qualitative method using in-depth interviews and nonparticipant observations. The informants were seven followers of the Instagram account and regularly watched videos on the account at least three times a week. The results show that spreading Islamic teaching through videos on the Instagram account have been effective increase comprehension, stimulate motivation and encourage informant to be more religious. Â
Keywords: Islamic preaching, Instagram, Pemuda Hijrah, video
References
APJII. (2017). Penetrasi & Perilaku Pengguna Internet Indonesia. Retrieved from https://web.kominfo.go.id/sites/default/files/Laporan Survei APJII_2017_v1.3.pdf
Arifin, F. (2019). Mubalig Youtube Dan Komodifikasi Konten Dakwah. Al-Balagh : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 4(1), 91–120. https://doi.org/10.22515/balagh.v4i1.1718
Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Bina Aksara.
Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Aswadi, A. (2011). Refomulasi Epistemologi Hijrah dalam Dakwah. ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 339–353. https://doi.org/10.15642/islamica.2011.5.2.339-353
Choliq, A. (2015). Dakwah Melalui Media Sosial. Jurnal Dakwah Tabligh, 16(2), 170–187. https://doi.org/10.24235/orasi.v10i2.5658
Dulwahab, E. (2010). Dakwah Di Era Konvergensi Media. Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies, 5(16), 19–34.
Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data (R. Press, Ed.). Jakarta.
Fathurrahman, M., & Sulistyorini. (2012). Belajar dan Pembelajaran. Teras.
Fatoni, U., & Librianti, E. O. I. (2018). Motif Syekhermania Mengakses Video Dakwah Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegafs. Al-Balagh : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 3(1), 1–26. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Friedman, H. E. K. J. E., & Schustack, M. (2006). Kepribadian Teori Klasik dan Riset Modern. Jakarta: Erlangga.
Hakim, U. F. R. (2019). Representasi Qudwah Hasanah Dakwah Muslimah Melalui Akun Youtube Hijab Alila. Alamtara: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 3(1), 56–68.
Hanurawan, F. (2012). Psikologi sosial: suatu pengantar. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Haryanto, A. T. (2017). Ini Jumlah Pengguna Facebook dan Instagram di Indonesia. Retrieved from https://inet.detik.com/cyberlife/d-3599839/ini-jumlah-pengguna-facebook-dan-instagram-di-indonesia
Hidayah, H., & Nurrahmi, F. (2019). Adiksi Instagram dan Perilaku Selfie pada Remaja. Ultimacomm: Jurnal Ilmu Komunikasi, 11(2), 173–189.
King, L. A. (2010). Psikologi umum: Sebuah pandangan apresiatif. Jakarta: Salemba Humanika.
Kriyantono, R. (2008). Teknik praktis riset komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Latifah, N. (2019). Media Sosial Sebagai Sarana Dakwah: Analisis Makna Pesan Dakwah Pada Akun Facebook Yusuf Mansyur Network. Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 14(2), 125–141. https://doi.org/10.24239/al-mishbah.Vol14.Iss2.118
Masykar, T. (2019). Analisa Kebutuhan English for Specific Purpose untuk Pendidikan Vokasi. VOCATECH: Vocational Education and Technology Journal, 1, 47–50.
Moleong, L. J. (2007). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mosemghvdlishvili, L., & Jansz, J. (2013). Framing and praising Allah on YouTube: Exploring user-created videos about Islam and the motivations for producing them. New Media and Society, 15(4), 482–500. https://doi.org/10.1177/1461444812457326
Musthofa. (2016). Prinsip Dakwah Media Sosial. APLIKASIA: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 16(1), 51–55.
Omar, F. I. (2015). Penerimaan Media Sosial Sebagai Medium Dakwah Dalam Kalangan Mahasiswa KUIS. Journal of Chemical Information and Modeling, 5(2), 31–42. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Pardianto, P. (2013). Meneguhkan Dakwah Melalui New Media. Jurnal Komunikasi Islam, 3(1). https://doi.org/10.15642/jki.2013.3.1.%p
Rakhmat, J. (2007). Persepsi Dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Riyana, C. (2007). Pedoman pengembangan media video. Jakarta: P3ai Upi.
Sari, M. P., & Lubis, E. E. (2017). Fenomena Penggunan Media Sosial Instagram Sebagai Komunikasi Pembelajaran Agama Islam Oleh Mahasiswa Fisip Universitas Riau. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Riau, 4(2), 1–13.
Sarwono, S. W. (2009). Goresan Pena Sarlito. Jakarta: Salemba Humanika.
Sriyanti, L. (2013). Psikologi Belajar. Yogyakarta: Ombak.
Stapa, Z., Ismail, A. M., & Yusuf, N. (2012). Faktor Persekitaran Sosial dan Hubungannya Dengan Pembentukan Jati Diri (Social Environmental Factors and Their Relation to Identity Formation). Jurnal Hadhari: An International Journal; Special Edition (2012), 155–172. Retrieved from http://ejournals.ukm.my/jhadhari/article/view/12342
Statista. (2018). Penetration of leading social networks in Indonesia as of 3rd quarter 2017. Retrieved from https://www.statista.com/statistics/284437/indonesia-social-network-penetration/
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharto. (2017). Media Sosial Sebagai Medium Komunikasi Dakwah. Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 13(2), 229–244.
Suharto. (2020). Fungsi Komunikasi Dakwah di Era Multi Media. Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 15(1), 23–32.
Suharto, & Mutmainna, N. (2018). Dakwah di Media Sosial Daring: Tinjauan Ceramah Khalid Basalamah di Youtube. Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi, 14(2), 191–203. https://doi.org/10.24239/al-mishbah.Vol14.Iss2.120
Syarifudin, A. (2015). Facebook Sebagai Media Dakwah Islam. Wardah: Jurnal Dakwah Dan Kemasyarakatan, 15(1), 67–77.
Usman, F. (2016). Efektivitas Penggunaan Media Online Sebagai Sarana Dakwah. Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi Dan Dakwah Islam, (Vol 1 No 1 (2016): Dakwah Islam), 1–8. Retrieved from http://e-journal.ikhac.ac.id/index.php/altsiq/article/view/154
Zakariya, N., & Mohamad, A. B. U. D. (2013). Media sebagai wasilah dakwah. Al-Hikmah, 5, 92–99.
Downloads
Published
Issue
Section
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Nyimak: Journal of Communication. Communication Science Study Program, Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Muhammadiyah Tangerang, Indonesia as the publisher of the journal. Nyimak: Journal of Communication right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in Nyimak: Journal of Communication. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).