PENGARUH ADVERSITY QUOTIENT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS MAHASISWA PENDIDIKAN MATEMATIKA PADA MATA KULIAH TEORI BILANGAN
DOI:
https://doi.org/10.31000/prima.v6i1.1465Abstrak
Abstrak
Â
Penelitian ini mengkaji hubungan antara pengaruh adversity quotient terhadap kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa pendidikan matematika pada mata kuliah teori bilangan. penelitian ini didasari oleh sebagian besar mahasiswa program studi pendidikan matematika yang mengambil mata kuliah teori bilangan belum mempunyai kemampuan bertahan untuk menyelesaikan soal sulit. kemudian didasarkan pada pentingnya kemampuan adversity quotient dan berpikir kritis matematis dimiliki oleh mahasiswa pendidikan matematika. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika tahun akademik 2014/2015, sampel penelitian diambil dengan purposive sampling sebanyak 94 mahasiswa yang mengontrak mata kuliah teori bilangan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemammenunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis dan angket adversity quotient. Hasil penelitian AQ mempunyai pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematis pada mata kuliah teori bilangan. Hal ini berarti bahwa tinggi rendahnya AQ mempengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis mahasiswa walaupun kontribusinya tidak terlalu besar.
Kata kunci: Adversity quotient, berpikir kritis matematis
Referensi
Depdiknas. 2003. Pedoman Khusus Pengembangan Sistem Penilaian Berbasis Kompetensi SMP. Jakarta: Depdiknas.
Juandi, D. 2006. Meningkatkan Daya Matematik Mahasiswa Calon Guru Matematika Melalui Pembelajaran Berbasis masalah. Disertasi Pascasarjana UPI Bandung: tidak diterbitkan.
National Council of Teachers of Mathematics. 2000. Principles and Standars for School Mathematics. Reston, VA: NCTM.
Schoenfeld, A.H. 1992. Learning to Think Mathematically: Problem Solving, Metacognition and Sense of Mathematics., Dalam Handbook of Reasearch on Mathematics Teaching and Learning (pp. 334- 370). D. A. Grouws (Ed). New York: Macmillan.
Stoltz, Paul Gordon. 1997.Adversity Quotient: Turning Obstacles Into Opportunities. Canada : Simultaneously.
Sudarman. 2012. Adversity Quotient: Kajian Kemungkinan Pengintegrasiannya dalam Pembelajaran Matematika. AKSIOMA. Vol 01. Pp 55-62.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Prima: Jurnal Pendidikan Matematika agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Prima: Jurnal Pendidikan Matematika right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).






