PENGARUH PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN BERPIKIR KRITIS MATERI SPLDV SISWA SMP

Penulis

  • Ahya Anfaza Rahadian Universitas Muhammadiyah Purwokerto image/svg+xml
  • ahmad ahmad

DOI:

https://doi.org/10.31000/dskvs962

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh penerapan model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif dan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen yang menerapkan desain Posttest Only Control Group Design. Seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Purbalingga menjadi populasi penelitian, sedangkan sampel terdiri atas dua kelas yang dipilih sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran melalui model PjBL, sementara kelompok kontrol mengikuti pembelajaran yang berlangsung secara konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes uraian yang dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif dan berpikir kritis siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-Test, serta Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest siswa pada kelompok eksperimen mencapai 83,83, sedangkan kelompok kontrol memperoleh rata-rata 70,17. Pengujian hipotesis menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan PjBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif maupun kemampuan berpikir kritis secara terpisah. Selain itu, hasil pengujian MANOVA juga menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang mengindikasikan bahwa model PjBL berpengaruh secara simultan terhadap kedua kemampuan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan penyelesaian masalah kontekstual, kegiatan investigatif, dan kerja sama antarsiswa mampu mendorong berkembangnya kemampuan berpikir lancar, fleksibel, orisinal, analitis, serta evaluatif secara lebih optimal dibandingkan pembelajaran konvensional.

Diterbitkan

2026-07-14