PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERORIENTASI SELF-REGULATED LEARNING DAN PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA

Penulis

  • Vita Halimatussa'diah Universitas Muhammadiyah Purwokerto image/svg+xml
  • Erni Widiyastuti

DOI:

https://doi.org/10.31000/xgzdpr84

Abstrak

Abstrak

Pemerintah indonesia terus berupaya meningkatkan mutu pembelajaran dengan menekankan pengembangan ketrampilan abad ke-21, khususnya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Modul berorientasi self-regulated learning dan probing prompting merupakan perangkat ajar yang dapat meningkatkan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yaitu penalaran matematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran matematika yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X E-9 SMA Negeri 3 Purwokerto. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa modul memperoleh rata-rata skor sebesar 3,76 pada aspek media dan 3,80 pada aspek materi, dengan total keseluruhan sebesar 3,81 yang berada pada kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan bahwa modul memperoleh rata-rata skor 3,31 dari angket respon peserta didik dan 3,91 dari angket respon guru, yang keduanya berada pada kategori sangat praktis. Adapun hasil uji keefektifan yang dianalisis menggunakan N-Gain menunjukkan rata-rata gain score sebesar 0,591 yang berada pada kategori sedang, sehingga modul dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik pada pembelajaran matematika.

Diterbitkan

2026-08-26