Analisis Proses Komunikasi Interpersonal Mahasiswa Kelas Produksi Film Dokumenter Saat Brainstorming Ide dan Pembuatan Karya Film

Authors

  • freddy yusanto Universitas Telkom

DOI:

https://doi.org/10.31000/nyimak.v2i1.716

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dan memahami proses brainstorming ide dan proses pembuatan karya selama satu semester. Dalam hal ini, brainstorming ide dan proses pembuatan film merupakan kegiatan yang harus dilakukan dengan memperhatikan substansi pesan dan cara penyampaiannya kepada audiens. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuat film dituntut agar memiliki kemampuan atau skill di berbagai bidang mulai dari kemampuan nonteknis hingga kemampuan teknis. Tuntutan kemampuan pada berbagai bidang inilah yang harus diperhatikan dosen pengampu mata kuliah pada waktu membagi kelompok. Sementara itu, brainstorming ide dan proses pembuatan film merupakan kegiatan yang harus diperhitungkan dan dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian.

Kata Kunci: Komunikasi interpersonal, self-disclosure, produksi film dokumenter

 

This study aims to find ways and understand the brainstorming process of ideas and the process of making works for one semester. In this case, brainstorming ideas and filmmaking process is an activity that must be done with attention to the substance of the message and how to deliver it to the audience. This study used qualitative method. The data collection techniques were conducted with field observation and in-depth interviews. The results of this study shows that filmmakers are required to have the ability or skills in various fields ranging from nontechnical ability to technical ability. The demands of this various ability in various fields should be considered by lecturers at the time to divide the group. Meanwhile, brainstorming ideas and filmmaking processes are activities that must be carefully calculated and carried out.

Keywords: Interpersonal communication, self-disclosure, documentary film production

Author Biography

  • freddy yusanto, Universitas Telkom

    FREDDY YUSANTO. Seorang dosen yang mempunyai keahlian di bidang Broadcasting Televisi, dengan latar belakang praktisi di bidang Pertelevisian, Production House dan Advertising. Pria berkacamata ini memiliki latar belakang pendidikan di bidang Broadcasting (D3 Komunikasi Universitas Gadjah Mada), Komunikasi Massa (S1 Komunikasi Universitas Padjadjaran) dan Desain Komunikasi Visual (S2 Institut Teknologi Bandung). Sebagai orang yang pernah berkecimpung di dunia industri, pria ini selalu menanamkan kedisiplinan kepada mahasiswanya, terutama jika berhubungan dengan deadline sebuah pekerjaan. The show must go on, adalah prinsip yang selalu ditanamkan kepada mahasiswanya. Menanamkan rasa tanggungjawab dalam menghasilkan sebuah karya, saling menghormati dalam sebuah team work dan bersikap terbuka dalam menerima masukan adalah gaya mendidiknya. Maka tidak aneh jika hasil karya mahasiswanya, terutama karya-karya film dokumenter, seringkali mendapatkan penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. SCTV Award 2016, KPK Award 2016, Impact 2016 (Malaysia), adalah beberapa penghargaan yang pernah diraih oleh mahasiswa-mahasiswanya di bidang film dokumenter. Selain mengajar mata kuliah yang berhubungan dengan materi audio visual, memberikan training adalah bagian dari aktifitasnya, sebagai wujud dari tugas dosen, yaitu pengabdian masyarakat. Selain itu, ayah dari dua anak ini terus konsisten melakukan beberapa penelitian yang berkaitan dengan dunia audio visual, baik film, iklan maupun televisi, diantaranya adalah jurnal yang berjudul “13…angka sial? Mendekontruksi makna angka 13 dalam iklan TV Simpati 13â€, kemudian “Makna Pesan Iklan Tv Partai Di Tahun Politik†dan “Membedah isi pesan dan kualitas visual Program Bandung Weekly di Bandung TVâ€serta beberapa buku ajar seperti “Produksi Program Televisi†dan “Audio Video Editingâ€.

References

Abubakar, Fauzi. (2015). “Pengaruh Komunikasi Interpersonal antara Dosen dan Mahasiswa terhadap Motivasi Belajar dan Prestasi Akademik Mahasiswaâ€. Jurnal Pekommas, 18(1): 53-62.

Broder, S.N. (1987). “Helping Students with Self-Disclosureâ€. School Couseor, 34(3).

Devito, Joseph A. (1997). Komunikasi Antarmanusia. Jakarta: Professional Books.

Galuh, A. dan Dinie R. Desiningrum. (2016). “Hubungan antara Dukungan Sosial Guru dengan Pengungkapan Diri (Self Disclosure) pada Remajaâ€. Jurnal Empati, 5(4), 640-644.

Ifdil, Ifdil dan Zadrian Ardi. (2013). “Konsep Dasar Self Disclosure dan Pentingnya Bagi

Mahasiswa Bimbingan dan Konselingâ€. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 13(1): 110-118.

Jonathan, Christianto Donny. (2014). “Proses Komunikasi Interpersonal antara Pelatih dengan Kapten Tim Persebaya 1927â€. Jurnal e-Komunikasi, 2(1): 1-10.

Jourard, Sidney M. and Patricia Richman. (1963). “Factors in The Self-disclosure Inputs of College Studentsâ€. Merrill-Palmer Quarterly of Behavior and Development, 9(2): 141-148.

Jourard, Sidney M. and Paul Lasakow. (1958). “Some Factors in Self-disclosureâ€. The Journal of Abnormal and Social Psychology, 56(1): 91-98.

Kadarsih, Ristiana. (2009). “Teori Penetrasi Sosial dan Hubungan Interpersonalâ€. Jurnal Dakwah, Media Komunikasi dan Dakwah, 10(1): 53-66.

Kamaruzzaman. (2016). “Analisis Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswaâ€. Jurnal Konseling Gusjigang, 2(2): 202-210.

Lazowski, L.E. and S.M. Andersen. (1990). “Self-Disclosure and Social Perception: The Impact of Private, Negative and Extreme Communicationsâ€. Journal of Social Behavior and

Personality, 5(2).

Permanasari, Risa. (2014). “Proses Komunikasi Interpersonal berdasarkan Teori Penetrasi Sosial (Studi Deskriptif Kualitatif Proses Komunikasi Interpersonal antara Personal Trainer dengan Pelanggan di Club House Casa Grande Fitness Center)â€. Jurnal Ilmu Komunikasi.

Prasetyo, Hendri dan Tri Yuniati. (2014). “Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Komunikasi Interpersonal terhadap Semangat Kerja Karyawanâ€. Jurnal Ilmu & Riset Manajemen, 3(1): 1-17.

Pratiwi, Heppy Atma dan Endang Wiyanti. (2017). “Pola Komunikasi Interpersonal dalam Proses Bimbingan Skripsiâ€. Dialektika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1): 85-99.

Pratiwi, Srie Wahyuni dan Dina Sukma. (2013). “Komunikasi Interpersonal Antar Siswa di Sekolah dan Implikasinya terhadap Pelayanan Bimbingan dan Konselingâ€. Konselor (Jurnal Ilmiah Konseling), 2(1): 324-329.

Purnomo, Dinar Permadi dan Harmiyanto. (2016). “Hubungan Keterampilan Komunikasi Interpersonal dan Kepercayaan Diri Siswa Kelas X SMAN 1 Garum Kabupaten Blitarâ€. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 1(2): 55-59.

Siburian, P. (2014). “Hubungan Komunikasi Interpersonal dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Penelitian Pengajaranâ€. Jurnal Generasi Kampus, 7(1): 18-29.

Siska, Sudardjo dan Esti Hayu Purnamaningsih. (2003). “Kepercayaan Diri dan Kecemasan Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa.†Jurnal Psikologi, 30(2): 67-71.

Wahyuni, Lussy Dwiutami dan Radjito. (2017). “Dukungan Sosial dan Pengungkapan Diri pada Peserta Didik Program Kesetaraan PAKET Bâ€. Jurnal Penelitian dan Pengukuran Psikologi, 6(1): 7-16.

Wijaya, Ida Suryani. (2013). “Komunikasi Interpersonal dan Iklim Komunikasi dalam Organisasiâ€. Jurnal Dakwah Tabligh, 14(1): 115-126.

Wulandari, Tine Agustin. (2013). “Memahami Pengembangan Hubungan Antarpribadi melalui Teori Penetrasi Sosialâ€. Jurnal Majalah Ilmiah UNIKOM, 11(1): 103-.110.

Downloads

Published

2018-08-08