MODEL PROBLEM BASED LEARNING TIPE CPS DAN SSCS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA
DOI:
https://doi.org/10.31000/prima.v3i2.1210Kata Kunci:
Model Problem Based Learning Tipe CPS, Model Problem Based Learning Tipe SSCS, Kemampuan Berpikir KritisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran mana yang lebih baik untuk meningkatan kemampuan berpikir kritis siswa, antara siswa yang menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 6 Pandeglang, sampel dipilih 2 kelas, dalam menentukan kelas eksperimen 1 dan 2 dilakukan secara purposive sampling. Tes berupa 5 soal uraian yang sesuai dengan indikator kemampuan berpikir krtis. Pretes dilakukan sebagai tes kemampuan awal sebelum perlakuan menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Postes dilakukan setelah diberikan perlakuan menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS. Hasil yang diperoleh setelah proses pembelajaran menggunakan model problem based learning tipe CPS dan SSCS dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir krtis siswa yang menggunakan model problem based learning tipe SSCS lebih baik dari pada kemampuan berpikir kritis siswa yangn menggunakan model problem based learning tipe CPS.
Referensi
Bloom, Benyamin S. (1979).Taksonomy of Educational Objectives (The Clasification of Educational Goals) Handbook 1 Cognitive Domain. London: Logman Group Ltd.
Fahrurazi.(2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar.[Online]. Tersedia: file://C:/Users/Apriyanti/Download/sumber/8-Fachrurazi.pdf.
Hasratuddin, (2010).Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kecerdasan Emosional Siswa SMP Melalui Pendekatan Matematika Realistik. Bnadung: Yayasan Nuansa Cendia.
Hendriana, Heris, dkk. (2017). Hard Skill dan Soft Skill Matematika Siswa. Bandung: Refika Aditama.
Kadir.(2015). Statistika Terapan Konsep, Contoh dan Analisis Data Dengan Program SPSS/Lisrel Dalam Penelitian. Jakarta: PT. RAJA GRAPINDO PERSADA.
Kemendikbud. (2013). Permendikbud No. 81A tentang Implementasi Kurikulum.. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kurniawati, I.D, Wartono, M.Diantoro. (2013). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Integrasi Peer Intruction Terhadap Penguasaan Konsep dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa.Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia.[Online].Tersedia http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jpfi.
Nazir, M. (2014).Metode Penelitian. Bogor. Ghalia Indonesia.
Priatna, N. (2003). Kemampuan Penalaran dan Pemahaman Matematika Siswa Kelas III SLTP di Kota Bandung. Disertasi Bandung: SPs UPI.
Ratnaningsih, (2013).Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Kreatif Matematika Serta Kemandirian Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas Ditinjau Dari Level Sekolah dan Pengetahuan Awal Matematika Siswa. Disertasi: Bandung: SPSS UPI.
Sugiyono, (2010). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV. Alfabeta.
Sukmadinata.(2011). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rasdakarya.
Zulkardi.(2001). Realistic Matematics Education (RME).Teori.Contoh Pembelajaran dan Taman Belajar di Internet. Makalah: UPI Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish with Prima: Jurnal Pendidikan Matematika agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the Prima: Jurnal Pendidikan Matematika right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Prima: Jurnal Pendidikan Matematika. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).