Optimalisasi Pelayanan Publik melalui Peningkatan Kinerja Pegawai pada PDAM Tirta Kerta Raharja

Achmad Kosasih

Abstract


Pelatihan dan motivasi mempunyai peran penting untuk organisasi atau perusahaan dalam mencapai tujuannya. Apabila dikelola dengan baik, keduanya dapat meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian tujuannya. Apabila dikelola dengan baik, keduanya dapat meningkatkan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) seberapa besar hubungan yang terjadi antara intensitas pelatihan dengan kinerja pegawai; (2) seberapa besar hubungan yang terjadi antara motivasi berprestasi terhadap kinerja pegawai; (3) untuk mengetahui seberapa besar hubungan yang terjadi antara intensitas pelatihan dan motivasi berprestasi secara bersama-sama terhadap kinerja pegawai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian asosiatif dengan metode analisis korelasi product moment dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan yang signifikan antara variabel intensitas pelatihan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien 0,327; (2) terdapat hubungan yang signifikan antara variabel motivasi berprestasi dengan kinerja pegawai dengan nilai koefisien 0,610; dan (3) terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas pelatihan serta motivasi berprestasi secara simultanterhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien 0,625.

 

Training and motivation have an important role for organization or company in achieving its goals. If managed well, they can improve employee performance. This study aims to determine the correlation between: (1) training intensity with employe performance; (2) achievement motivation with the employe performance; and (3) training intensity and achievement motivation onthe employe performance. The method used in this research is associative research method, with product moment correlation analysis and regression analysis. The result of this research showed: (1) there is a significant relationship between training intensity toward employee performance, with coefficient value 0.327; (2) there is a significant correlation between achievement motivation towardemployee performance, with coefficient value 0,610; and (3) there is alsosignificant relationship between training intensity and achievement motivation simultaneously toward employee performance, with coefficient value 0.625.

 


Keywords


Training; Achievement Motivation; Employee Performance

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Ma’ruf. (2014). Manajemen dan Evaluasi Kinerja Karyawan. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Alfiandri. (2010). “Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru”. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 10(1): 37-47.

Anggereni, Ni Wayan Eka Sri. (2017). “Pengaruh Pelatihan terhadap Kinerja Karyawan pada Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Kabupaten Buleleng”. e-journal Jurusan Pendidikan Ekonomi, 10(2): 1-10.

Aruan, D. A. (2013). “Pengaruh Pelatihan Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan PT. Sucofindo (Persero) Surabaya”. Jurnal Ilmu Manajemen, 1(2): 566-574.

Athar, Rida dan Faiza Maqbool Shah. (2015). “Impact of Training on Employee Performance (Banking Sector Karachi)”. OSR Journal of Business and Management (IOSR-JBM), 17(11): 58-67.

Dessler, Gray. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia (Jilid 2). Jakarta: PT. Indeks.

Herjanto, Eddy. (1999). Manajemen Produksi & Operasi. Jakarta: Grasindo.

Kahpi, Heri Sapari, Aan Khurosaini dan Indra Suhendra. (2017). “Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Berprestasi terhadap Kinerja Pegawai dengan Kompetensi sebagai Variabel Intervening (Studi Empiris pada Pegawai Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lebak)”. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Tirtayasa, 1(1): 1-9.

Kosasih, Achmad. (2017). “Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Motivasi Kerja Pegawai terhadap Kepuasan Kerja Pegawai serta Implikasinya pada Kinerja Pegawai PDAM di Propinsi Banten”. Journal of Government and Civil Society, 1(2): 159-190.

Mangkunegara, A.A. Anwar Prabu. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nuhalis. (2007). “Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan terhadap Kinerja Pegawai Badan Diklat Provinsi Nanggrue Aceh Darussalam.” Jurnal Ichsan Gorontalo, 2(1): 563-571.

Rispati [et al.]. (2013). “Pengaruh Pelatihan Kerja dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada Karyawan Hotel Grasia Semarang)”. Diponegoro Journal of Social And Politic, 2(3), 1-8.

Ruky, Achmad S. (2001). Sistem Manajemen Kinerja. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sardiman. (2011). Interaksi Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Simamora, Henry. 2006. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: STIE YKPN.

Subari, Subari dan Hanes Riady. (2015). “Influence of Training, Competence and Motivation on Employee Performance, Moderated By Internal Communications”. American Journal of Business and Management, 4(3): 133-145.

Sultana, Afshan. (2012). “Impact of Training on Employee Performance: A Study of Telecommunication Sector in Pakistan”. Interdisciplinary Journal of Contemporary Research in Business, 4(6): 646-661.

Suryani, Arna dan Rahma Linda. (2017). “Pengaruh Pelatihan dan Penempatan terhadap Motivasi serta Dampaknya terhadap Kinerja Pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Batang Hari Jambi”. J-MAS, 2(1): 92-104.

Tanujaya, Lia Riantika. (2015). “Pengaruh Pelatihan Kerja dan Motivasi Kerja pada Kinerja Karyawan Departemen Produksi PT. Coronet Crown”. Agora, 3(1): 1-7.

Uno, Hamzah B. (2014). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Wiratama, I Nyoman Jaka Alit dan Desak Ketut Sintaasih. (2013). “Pengaruh Kepemimpinan, Diklat, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung”. Jurnal Manajemen, Strategi Bisnis, dan Kewirausahaan, 7(2): 126-134.




DOI: http://dx.doi.org/10.31000/jgcs.v2i1.776

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.