Analisis Kualitas Pelayanan Posyandu Camar Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.31000/jgcs.v1i2.445Keywords:
Pelayanan, Pelayanan Publik, PosyanduAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran bagaimana kualitas pelayanan di Posyandu Kota Tangerang, yang merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dan dalam hal ini dilaksanakan oleh kader Posyandu dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan dengan subjek penelitian di Posyandu Camar Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. Metode yang digunakan untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Kualitatif, Instrument penelitiannya menggunakan cara Observasi langsung dan wawancara pada masyarakat, kader posyandu dan petugas kesehatan, yang berada di wilayah Posyandu Camar Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang. Hasil penelitian menunjukkan pelayanan di Posyandu Camar Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, masih harus ditingkatkan. Agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan lebih optimal, oleh karena itu perlu juga di lengkapi fasilitasnya. Perlu adanya pembinaan dan koordinasi peran kader Posyandu, dengan Tokoh masyarakat, Aparat di Kelurahan Poris Plawad Utara Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, guna untuk meningkatkan Kualitas Kesehatan dan pengetahuan masyarakat secara Optimal.
The purpose of this study is to describe how the quality of service in integrated health in Tangerang City, which is one form of power Sourced Public Health Efforts (UKBM) are managed and organized from, by, for and with the community and in this case carried out by cadres posyandu with technical support from health workers with the object of research in North Village Poris Plawad Cipondoh districts Tangerang. The method used to answer the problem in this study is to use qualitative methods, research instrument using direct observation and interview means to the community, health posts and cadres of health workers, who are in the territory of the village gulls Poris Plawad Cipondoh Northern District of Tangerang. The results showed that the service at Posyandu Camar Kelurahan Poris Plawad Utara Cipondoh Sub-district, Tangerang City, still needs to be improved. In order for the public to get more optimal health services, therefore it is necessary also in complete facilities. There needs to be guidance and coordination of Posyandu cadres role, with community leaders, Government employee in Poris Plawad Utara Village Cipondoh sub-district, Tangerang City, in order to improve the quality of health and public knowledge optimally.
References
Diana. 2003. Total Quality Management. ANDI: Yogyakarta.
Fandy Tjiptono dan Gregorius Chandra dalam bukunya services, quality dan Satisfaction. H. B. Sutopo. 2002. Metode Penelitian Kualitatif, Dasar Teori dan Terapannya dalam Penelitian.
UNS Press: Surakarta.
Moenir. 2000. Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Bumi Aksara: Jakarta.
Pedoman Umum Pengelolaan Posyandu, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2013.
Peraturan Pemerintah Kota Tangerang Nomor 3 Tahun 2009 Tentang Perangkat Daerah.
Peraturan Walikota Tangerang Nomor 50 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kelurahan.
Ratminto & Atik Septi Winarsih. 2006. Manajemen Pelayanan. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Tjiptono.1997. Prinsip- prinsip Total Quality Service. ANDI: Yogyakarta.
Tse dan Wilton sebagaimana dikutip oleh Fandy Tjiptono (2008 :19) dalam buku strategi pemasaran.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors retain the full copyright of their published articles while granting the Journal of Government and Civil Society (JGCS) the right of first publication under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Detailed licensing terms can be accessed at https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/.
Authors are permitted to redistribute their published work in other venues, such as institutional repositories, personal academic websites, or book chapters, provided that its original publication in JGCS is explicitly acknowledged.
Furthermore, authors are encouraged to disseminate their manuscripts through preprint servers or academic research networks prior to and during the submission process to enhance scholarly visibility and research impact.