Koreksi dan Penarikan Kembali

Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia berkomitmen menjaga keutuhan dan ketepatan catatan ilmiah. Artikel yang telah diterbitkan dianggap sebagai versi final dan tidak diubah secara diam-diam. Apabila ditemukan kesalahan atau masalah pada artikel, perbaikan dilakukan secara terbuka melalui pemberitahuan resmi sesuai dengan Pedoman Penarikan Artikel COPE.

1. Jenis Perbaikan

Jenis Pengertian dan Penggunaan
Erratum
(kesalahan jurnal)
Pemberitahuan atas kesalahan yang terjadi dalam proses penyuntingan atau penerbitan oleh jurnal, misalnya kesalahan tata letak, nama penulis, atau afiliasi.
Corrigendum
(kesalahan penulis)
Pemberitahuan atas kesalahan dari penulis yang tidak mempengaruhi simpulan utama artikel, misalnya kesalahan angka, tabel, gambar, atau rujukan.
Addendum
(tambahan)
Penambahan informasi penting yang tertinggal, misalnya sumber pendanaan atau pernyataan konflik kepentingan, tanpa mengubah isi utama artikel.
Expression of Concern
(pernyataan keprihatinan)
Pemberitahuan kepada pembaca bahwa terdapat keraguan serius terhadap artikel yang masih dalam proses penelusuran. Dapat diikuti dengan koreksi atau penarikan setelah penelusuran selesai.
Retraction
(penarikan kembali)
Penarikan artikel yang telah terbit karena temuan atau isinya tidak dapat dipercaya, atau karena terbukti melanggar etika publikasi.

2. Alasan Penarikan Artikel

Artikel dapat ditarik kembali apabila terbukti:

  • mengandung kesalahan mendasar, baik disengaja maupun tidak, sehingga temuan atau simpulannya tidak dapat dipercaya;
  • mengandung data atau hasil yang difabrikasi atau difalsifikasi;
  • merupakan hasil plagiarisme;
  • merupakan publikasi ganda, yaitu telah diterbitkan sebelumnya di tempat lain tanpa pemberitahuan dan izin;
  • menggunakan materi atau data tanpa izin yang sah;
  • melanggar etika penelitian, misalnya terhadap partisipan penelitian;
  • diterbitkan melalui proses telaah sejawat yang dimanipulasi;
  • memiliki konflik kepentingan yang tidak diungkapkan dan secara signifikan mempengaruhi isi artikel.

3. Prosedur Koreksi dan Penarikan

1Laporan atau Permintaan

Koreksi atau penarikan dapat berasal dari permintaan penulis, laporan pembaca, temuan penelaah, atau temuan redaksi sendiri, yang disampaikan melalui halaman Kontak.

2Penelusuran

Redaksi menelusuri laporan, meminta penjelasan penulis, dan bila perlu melibatkan penelaah, ahli, atau institusi penulis.

3Keputusan

Pimpinan redaksi menetapkan jenis perbaikan yang sesuai. Keputusan penarikan dapat diambil meskipun penulis tidak menyetujuinya, apabila bukti yang ada cukup kuat.

4Penerbitan Pemberitahuan

Pemberitahuan resmi diterbitkan secepatnya, ditautkan dengan artikel asli, dan diperbarui pada metadata DOI di Crossref.

4. Ketentuan Pemberitahuan Penarikan

  • Pemberitahuan penarikan (retraction notice) diberi judul "Retraksi: [Judul Artikel]" dan mencantumkan nama penulis, rincian terbitan, serta DOI artikel asli.
  • Pemberitahuan menjelaskan alasan penarikan dan pihak yang meminta penarikan secara jelas dan objektif.
  • Artikel yang ditarik tidak dihapus. Artikel tetap dapat diakses, tetapi setiap halamannya diberi tanda "RETRACTED" dan ditautkan ke pemberitahuan penarikan.
  • Pemberitahuan penarikan dapat diakses secara bebas oleh semua pembaca.

Contoh pemberitahuan penarikan:

Retraksi: "[Judul Artikel]". Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol. X No. X (Tahun), hlm. xx–xx. https://doi.org/...
Artikel ini ditarik atas permintaan [penulis/redaksi] karena [alasan penarikan]. Seluruh penulis telah diberi tahu mengenai penarikan ini.

5. Penghapusan Artikel dalam Keadaan Khusus

Dalam keadaan yang sangat terbatas, misalnya artikel melanggar hukum, mencemarkan nama baik, melanggar hak pihak lain, atau dapat menimbulkan bahaya serius, isi artikel dapat dihapus dari situs jurnal. Dalam hal ini, metadata artikel (judul dan nama penulis) tetap ditampilkan disertai pemberitahuan bahwa artikel dihapus karena alasan hukum.

6. Penarikan Naskah sebelum Terbit

Penulis dapat menarik naskahnya (withdrawal) selama naskah masih dalam proses dan belum diterima untuk diterbitkan, dengan mengirimkan permohonan tertulis beserta alasannya kepada redaksi. Naskah yang telah diterima, sedang dalam proses penyuntingan, atau telah diterbitkan tidak dapat ditarik oleh penulis, kecuali melalui prosedur penarikan kembali (retraction) sebagaimana dijelaskan di atas.