Diskusi Pasca Penerbitan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia mendukung diskusi ilmiah yang terbuka setelah artikel diterbitkan. Pembaca dapat menyampaikan tanggapan, kritik, atau temuan terkait artikel yang telah terbit, dan redaksi akan menindaklanjutinya secara adil dan transparan sesuai pedoman Committee on Publication Ethics (COPE).
1. Bentuk Diskusi Pascapenerbitan
| Bentuk | Keterangan |
| Surat kepada Redaksi | Tanggapan ilmiah, kritik, atau pandangan alternatif terhadap isi artikel yang telah terbit. |
| Laporan Kesalahan | Pemberitahuan mengenai kesalahan data, perhitungan, rujukan, nama, atau afiliasi pada artikel. |
| Dugaan Pelanggaran | Laporan dugaan plagiarisme, fabrikasi, atau pelanggaran etika lainnya. Laporan jenis ini ditangani sesuai halaman Dugaan Pelanggaran Penelitian. |
2. Cara Menyampaikan Tanggapan
Tanggapan disampaikan secara tertulis kepada redaksi melalui halaman Kontak, dengan memuat:
- judul artikel, nama penulis, volume, nomor, dan DOI artikel yang ditanggapi;
- uraian tanggapan yang jelas, santun, dan berfokus pada substansi ilmiah, bukan pada pribadi penulis;
- data atau rujukan pendukung apabila ada;
- nama lengkap, afiliasi, dan alamat surel pengirim.
Tanggapan yang bersifat menyerang pribadi, tidak relevan, atau tidak disertai identitas yang jelas tidak akan ditindaklanjuti.
3. Prosedur Penanganan
1Penilaian oleh Redaksi
Redaksi menilai apakah tanggapan relevan, berdasar, dan layak ditindaklanjuti.
2Hak Jawab Penulis
Tanggapan yang layak diteruskan kepada penulis artikel. Penulis diberi kesempatan untuk memberikan jawaban dalam jangka waktu yang ditentukan redaksi.
3Telaah Tambahan
Apabila diperlukan, redaksi dapat meminta pendapat penelaah atau ahli di bidang terkait.
4Keputusan dan Publikasi
Redaksi memutuskan tindak lanjut yang sesuai. Tanggapan yang memiliki nilai ilmiah dapat diterbitkan bersama jawaban penulis pada terbitan berikutnya.
4. Bentuk Perbaikan Artikel
Berdasarkan hasil penelaahan, redaksi dapat menerbitkan salah satu bentuk perbaikan berikut. Setiap perbaikan diterbitkan sebagai catatan resmi yang tertaut dengan artikel asli.
| Bentuk | Digunakan Apabila |
| Erratum | Terdapat kesalahan yang terjadi dalam proses penerbitan oleh jurnal, misalnya kesalahan tata letak atau penulisan nama. |
| Corrigendum | Terdapat kesalahan dari penulis yang tidak mengubah simpulan utama artikel, misalnya kesalahan angka, tabel, atau rujukan. |
| Expression of Concern | Terdapat keraguan serius terhadap artikel yang masih dalam proses penelusuran dan belum dapat dipastikan. |
| Retraction | Terbukti terdapat kesalahan mendasar atau pelanggaran berat sehingga temuan artikel tidak dapat dipercaya. Artikel tetap dapat diakses dengan tanda "Retracted" beserta alasan penarikannya. |
5. Perbaikan atas Permintaan Penulis
Penulis yang menemukan kesalahan pada artikelnya sendiri setelah diterbitkan wajib segera memberi tahu redaksi melalui halaman Kontak. Redaksi akan menilai kesalahan tersebut dan menentukan bentuk perbaikan yang sesuai. Artikel yang telah terbit tidak diubah secara diam-diam; setiap perubahan dicatat secara terbuka.
Informasi terkait: Etika Publikasi âĸ Dugaan Pelanggaran Penelitian âĸ Konflik Kepentingan âĸ Kontak
